• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ciptakan Inovasi, Pelajar Indonesia Raih Prestasi di IEYI 2019

by Redaksi Asiatoday
October 27, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ciptakan Inovasi, Pelajar Indonesia Raih Prestasi di IEYI 2019

ASIATODAY.ID, SERPONG – Para pelajar Indonesia mencatatkan prestasi dalam ajang International Exhibition for Young Inventor (IEYI). Dalam Awarding Ceremony IEYI yang diselenggarakan pada Jumat (25/10), tiga inovasi pelajar Indonesia berhasil mendapat medali emas.

Firman Fathoni dari SMAN 5 Surabaya mendapatkan medali emas untuk invensi ganTAS 4.0. Alat ini menggunakan mekanisme teknologi bluetooth yang dikoneksikan dengan ponsel pintar. Mekanisme kerja ganTAS adalah mendata jumlah koper dalam satu rombongan tour.

“Ketika aplikasi smartphone dinyalakan, maka akan terdeteksi koper mana yang belum ada,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis LIPI, Minggu (27/10/2019).

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Alat ini sendiri ia ciptakan karena pernah memiliki pengalaman tak enak saat ikut rombongan tour. “Koper kakak saya tertukar dengan orang asing di bandara,” ujarnya.

Medali emas berikutnya diraih Neng Rizqi Ni’mah dari SMAN 1 Kediri yang membuat Penggaris Multifungsi.

“Saya menggabungkan beberapa penggaris, jangka, dan busur sehingga dapat membuat bangun dua dimensi dengan mudah dan presisi,” jelasnya.

Ia menciptakan alat ini karena merasa selalu kesulitan menggambar bangun segi enam.

“Alat ini akan memudahkan pekerjaan orang-orang yang memerlukan presisi simetris dan kecepatan menggambar bangun datar, seperti guru sekolah dan arsitek.”

Medali emas juga berhasil diraih Muhammad Alim Ajid dan Muhammad Ismail Umar yang menciptakan Magic Pen untuk anak-anak yang memilki keterbatasan fisik yang ingin mempelajari sistem elektronika sederahana.

“Mereka merasa kesulitan jika menggunakan anggota tubuh untuk menyambung atau memutuskan kabel-kabel listrik, “ jelas Alim.

Mereka menggunakan gel dari ekstrak dari belimbing wuluh atau Averhoa bilimbi sebagai penghantar arus listrik. “Gel ini juga aman, ekonomis, seta ramah lingkungan,” tutupnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: IEYIIndonesia Science Expo 2019International Exhibition for Young Inventor 2019LIPI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.