• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Mitsubishi Optimis, Xpander Cross Diterima Pasar ASEAN dan Global

by Redaksi Asiatoday
November 13, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mitsubishi Optimis, Xpander Cross Diterima Pasar ASEAN dan Global

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pabrikan Mitsubishi Motors optimistis mobil Xpander Cross mampu menembus pasar ekspor di kawasan ASEAN dan global.

CEO Mitsubishi Motors Takao Kato, mengatakan akan menambah kapasitas produksi mobil tersebut pada 2020 sebagai persiapan mulai diekspor.

“Kapasitas produksi itu akan dilakukan mulai tahun depan. Total produksi 220.000 unit per tahun. Dan untuk Xpander, kapasitas produksi akan menjadi 160.000 unit per tahunnya,” terang Kato pada peluncuran Xpander Cross di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Menurut Kato, Xpander merupakan salah satu model yang paling diminati konsumen, bukan hanya di kawasan Asia Tenggara melainkan juga beberapa negara lain secara global.

“Kami sudah berkeliling dunia untuk mendengarkan konsumen-konsumen yang ada. Dan ternyata, banyak negara yang saat ini belum punya Xpander dan menginginkannya,” imbuhnya.

“Tentunya hal itu menjadi perhatian Mitsubishi Motors agar dapat secara konstan melihat perkembangan pasar dan melakukan peningkatan bila diperlukan,” lanjut Kato.

Xpander pertama kali diluncurkan di Indonesia pada Agustus 2017 dan telah mencatatkan penjualan lebih dari 140.000 unit.

Sebagai varian tertinggi, Xpander Cross diklaim memiliki gaya, ketangguhan, dan kepraktisan yang lebih mumpuni dan cocok untuk konsumen di Asia Tenggara.

Presiden Direktur PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura optimistis produk itu akan mendapatkan respons positif dari pasar. Bahkan, Xpander Cross diperkirakan akan mengalahkan penjualan model pendahulunya.

Namun, Nakamura enggan menyebut target penjualan Xpander Cross.

Mobil yang merupakan perpaduan mobil multiguna (MPV) dengan sport utility vehicle (SUV) itu dirilis pertama kali di Indonesia dan akan dipasarkan di negara lain Asia Tenggara dalam waktu dekat.

Xpander Cross hadir dengan tiga varian, yaitu Manual Transmission (M/T), Automatic Transmission (A/T), dan Automatic Transmission (A/T) Premium Package yang dilengkapi dengan jok berlapis bahan kulit.

Hadir dengan lima warna, mobil itu dibanderol dengan Rp267,7 juta untuk varian M/T, Rp277,7 juta untuk varian A/T, dan 286,7 untuk varian A/T Premium Package. (At)

,’;\;\’\’
Tags: Industri OtomotifMitsubishiXpander Cross
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.