• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Hentikan Pasokan Gas ke Singapura, ConocoPhillips Tunggu Kebijakan Baru

by Redaksi Asiatoday
December 4, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Hentikan Pasokan Gas ke Singapura, ConocoPhillips Tunggu Kebijakan Baru

Blok Migas Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pasca keputusan Pemerintah Indonesia menghentikan Pasokan Gas ke Singapura, ConocoPhillips (Grissik) Ltd masih belum bertindak.

Pasalnya, perusahaan masih menunggu arahan Kementerian Enegri dan Sumber Daya Mineral (KESDM) terkait berakhirnya perjanjian jual beli gas bumi (PJBG) ke Singapura pada 2023.

Menurut Vice President Commercial and Business Development ConocoPhillips Taufik Ahmad, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan konfirmasi resmi terkait rencana lanjutan pascakontrak PJBG gas Blok Corridor dan Blok Jabung ke Singapura yang berakhir pada 2023.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Kami baru dapat informasi katanya begitu, tapi kami belum sempat klarifikasi. Kami mau coba diskusi konteksnya seperti apa,” terangnya di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Selasa (3/12/2019).

Taufik mengungkapkan, untuk kelanjutan bisnis penyaluran gas dari Blok Corridor, ConocoPhillips akan mengikuti kebijakan terkini dari pemerintah. Bila kebijakannya sudah keluar, perusahaan baru akan mengambil langkah.

“Kami belum tau kebijakannya bagaimana. Kalau sudah jelas baru nanti kami pikirkan ke depan bagaimana,” tambahnya.

Sejauh ini, dari total hasil produksi gas bumi dari Blok Corridor sebanyak 800 MMscfd, 80% disalurkan ke dalam negeri melalui pipa PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN), sementara sisanya disalurkan ke Singapura.

“Blok Corridor kira-kira 800 MMscfd, jadi kecil kan hanya 20% yang diekspor,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan akan menghentikan pengiriman pasokan gas bumi dari Blok Corridor ke Singapura setelah kontraknya berakhir pada 2023. Hal ini dilakukan guna menggenjot pemanfaatan pasokan gas bumi untuk kebutuhan dalam negeri.

‎”Gas masih banyak di Sumatera, pasokan ke Singapura berakhir 2023 akan kami tarik ke dalam negeri,” katanya.

Nantinya, gas yang semula dipasok ke Singapura akan dialirkan melalui pipa Duri— Dumai‎ ke seluruh Sumatera. Selain melalui pipa Duri— Dumai, pengaliran gas juga untuk mengisi pasokan di Pulau Jawa. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: ConocoPhilipsIndustri MigasKerjasama Indonesia-SingapuraKESDM
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.