• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

IFC Tawarkan Pendanaan Industri Hijau di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 15, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
IFC Tawarkan Pendanaan Industri Hijau di Indonesia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah tawaran menarik datang dari lembaga internasional untuk pengembangan industri hijau di Indonesia.

International Finance Corporation (IFC) menawarkan permodalan kepada dunia bisnis di Indonesia yang bergerak dalam usaha yang ramah lingkungan.

Country Manager IFC untuk Indonesia, Azam Khan mengatakan, Indonesia menjadi peluang besar bagi industri hijau atau bisnis ramah lingkungan.

RelatedPosts

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Indonesia Seeks Global Investment to Transform National Park Conservation

The Hidden Cost of Indonesia’s Nickel Boom: Deaths, Pollution, and Rights Violations

“Untuk Indonesia, pimpinan kami tak membatasi jumlahnya. Ini negara besar dengan jumlah penduduk ratusan juta,” kata Azam saat menemui Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan di komplek Istana, Jumat (13/12/2019).

Menurut Azam, green investment atau investasi hijau yang ditawarkan bagi Indonesia bisa berupa pengolahan sampah atau pengolahan limbah. Namun, ia menyayangkan rumitnya regulasi yang menghambat investasi.

“Kami ingin berkontribusi dan berkolaborasi dengan Indonesia”, ujar Azam

Azam menjelaskan, IFC akan memberi permodalan pada sektor swasta. Belum lama ini, IFC telah menyelesaikan proyek Waste to Energy terbesarnya di Tiongkok. Mereka berharap konsep ini juga bisa dikembangkan di Indonesia untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Moeldoko memberi respon positif prakarsa IFC membantu swasta Indonesia bergerak di industri hijau. Dia berharap IFC bisa mempelajari kemungkinan untuk berkontribusi sehingga bisa mengurangi polusi akibat bahan bakar fosil.

Terkaitaturan-aturan yang menghambat, Moeldoko mengatakan akan segera membedah dan mencari solusinya.

“Tugas KSP memang untuk debottlenecking. Jadi kalau ada sumbatan, akan kami bongkar dan selesaikan,” tandas Moeldoko. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Green BusinessGreen IndustriGreen InvestmenInternational Finance CorporationInvestasi Hijau
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.