• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

IFC Tawarkan Pendanaan Industri Hijau di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 15, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
IFC Tawarkan Pendanaan Industri Hijau di Indonesia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah tawaran menarik datang dari lembaga internasional untuk pengembangan industri hijau di Indonesia.

International Finance Corporation (IFC) menawarkan permodalan kepada dunia bisnis di Indonesia yang bergerak dalam usaha yang ramah lingkungan.

Country Manager IFC untuk Indonesia, Azam Khan mengatakan, Indonesia menjadi peluang besar bagi industri hijau atau bisnis ramah lingkungan.

RelatedPosts

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

“Untuk Indonesia, pimpinan kami tak membatasi jumlahnya. Ini negara besar dengan jumlah penduduk ratusan juta,” kata Azam saat menemui Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan di komplek Istana, Jumat (13/12/2019).

Menurut Azam, green investment atau investasi hijau yang ditawarkan bagi Indonesia bisa berupa pengolahan sampah atau pengolahan limbah. Namun, ia menyayangkan rumitnya regulasi yang menghambat investasi.

“Kami ingin berkontribusi dan berkolaborasi dengan Indonesia”, ujar Azam

Azam menjelaskan, IFC akan memberi permodalan pada sektor swasta. Belum lama ini, IFC telah menyelesaikan proyek Waste to Energy terbesarnya di Tiongkok. Mereka berharap konsep ini juga bisa dikembangkan di Indonesia untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Moeldoko memberi respon positif prakarsa IFC membantu swasta Indonesia bergerak di industri hijau. Dia berharap IFC bisa mempelajari kemungkinan untuk berkontribusi sehingga bisa mengurangi polusi akibat bahan bakar fosil.

Terkaitaturan-aturan yang menghambat, Moeldoko mengatakan akan segera membedah dan mencari solusinya.

“Tugas KSP memang untuk debottlenecking. Jadi kalau ada sumbatan, akan kami bongkar dan selesaikan,” tandas Moeldoko. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Green BusinessGreen IndustriGreen InvestmenInternational Finance CorporationInvestasi Hijau
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.