• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

17 Ekor Paus Terdampar di Sabu Raijua, 11 Diantaranya Mati

by Redaksi Asiatoday
October 11, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
17 Ekor Paus Terdampar di Sabu Raijua, 11 Diantaranya Mati

ASIATODAY.ID, KUPANG – Sebanyak 17 ekor ikan Paus Pilot terdampar di pesisir pantai Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tiga ekor sudah dilepaskan sementara sebagian lain ada yang mati dan dalam kondisi yang luka-luka.

“Iya betul, ada 17 ekor ikan paus yang terdampar sekitar Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat tadi siang sekitar Pukul 13.00 Wita,” terang Kepala Seksi Pemberdayaan Nelayan dan Infrastruktur Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sabu Raijua, Dedy Syamhadi, ketika dikonfirmasi Antara dari Kupang, Kamis (10/10/2019).

17 Ekor Paus Terdampar di Sabu Raijua, 11 Diantaranya Mati 1

Dia menjelaskan, dari belasan ikan yang terdampar, tiga diantaranya sudah dilepaskan kembali ke laut oleh warga setempat. Namun, tujuh ekor ikan paus lainnya mati dan sisanya masih diamankan karena dalam kondisi tubuh penuh dengan luka-luka.

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

“Ada beberapa ekor dalam kondisi tubuh banyak luka robek akibat terdampar di lokasi yang penuh dengan karang,” katanya.

17 Ekor Paus Terdampar di Sabu Raijua, 11 Diantaranya Mati 2

Dedy mengatakan, beberapa ekor ikan yang masih terluka itu untuk sementara diamankan di lokasi dan diusahakan untuk dikembalikan ke laut.

Dia menambahkan, penyebab terdamparnya belasan ikan paus tersebut belum diketahui dan masih dalam proses identifikasi di lapangan.

Sementara itu, Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke mengatakan, dari 17 ekor tersebut, 11 ditemukan dalam keadaan mati.

“Masih tersisa enam ekor yang masih hidup. Sedangkan yang lainnya sudah mati,” terang Nikodemus, Kamis sore.

17 Ekor Paus Terdampar di Sabu Raijua, 11 Diantaranya Mati 3

Paus yang mati itu berukuran sekitar dua sampai tiga meter dan mengalami luka di sekujur tubuh.

Untuk enam paus yang masih hidup, kata Nikodemus, sedang dievakusi oleh petugas dari Pemda Sabu Raijua, nelayan dan masyarakat setempat ke tengah laut.

“Kami akan evakuasi ke tengah laut menggunakan kapal nelayan. Namun menunggu air laut pasang,” jelas Nikodemus. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Hiu PausKonservasi LautPaus Terdampar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition
  • ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.