• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

2025, Denmark Siap Gunakan Green Avtur untuk Penerbangan Domestik

by Redaksi Asiatoday
January 4, 2022
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Presiden Jokowi Sahkan Perjanjian Penerbangan Indonesia-Turki

Aktivitas Penerbangan. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, COPENHAGEN – Pemerintah Denmark menargetkan untuk beralih menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dan menghentikan penggunaan bahan bakar fosil dalam perjalanan udara domestik.

Rencana itu merupakan upaya terbaru Denmark untuk memenuhi target iklimnya.

Negara Nordik ini telah mengusulkan untuk meningkatkan investasi dalam industri hidrogen hijau, menginginkan penerbangan domestik pertama yang menggunakan bahan bakar hijau paling lambat pada tahun 2025.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Target itu disampaikan Perdana Menteri Mette Frederiksen dalam pidato tahunannya pada hari pertama tahun baru.

“Perjalanan berarti hidup dan karena itu kita terbang. Tetapi pada saat yang sama, itu merusak iklim. Kita ingin membuat terbang hijau,” kata Frederiksen dalam pidato yang disiarkan televisi sebagaimana dilaporkan Bloomberg, Sabtu (1/1/2022).

Frederiksen mengakui bahwa solusi ilmiah belum ada dan mencapai tujuan akan “sulit”.

Penghentian bahan bakar fosil adalah yang terbaru dalam serangkaian kebijakan yang ditetapkan untuk membantu pemerintah memenuhi salah satu target iklim paling ambisius di dunia.

Pada tahun 2030, Denmark berencana untuk mengurangi emisi karbon hingga 70% dibandingkan dengan tingkat tahun 1990.

Dalam pidato itu, Frederiksen juga menjanjikan pajak emisi yang lebih kecil untuk bisnis untuk memastikan bahwa penghasil emisi tertinggi membayar pajak tertinggi. (ATN)

Tags: DenmarkGreen AvturGreen Plane
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.