• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

2025, Denmark Siap Gunakan Green Avtur untuk Penerbangan Domestik

by Redaksi Asiatoday
January 4, 2022
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Presiden Jokowi Sahkan Perjanjian Penerbangan Indonesia-Turki

Aktivitas Penerbangan. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, COPENHAGEN – Pemerintah Denmark menargetkan untuk beralih menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dan menghentikan penggunaan bahan bakar fosil dalam perjalanan udara domestik.

Rencana itu merupakan upaya terbaru Denmark untuk memenuhi target iklimnya.

Negara Nordik ini telah mengusulkan untuk meningkatkan investasi dalam industri hidrogen hijau, menginginkan penerbangan domestik pertama yang menggunakan bahan bakar hijau paling lambat pada tahun 2025.

RelatedPosts

Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition

Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports

President Prabowo to Launch CATL-Antam Battery Megaproject in July

Target itu disampaikan Perdana Menteri Mette Frederiksen dalam pidato tahunannya pada hari pertama tahun baru.

“Perjalanan berarti hidup dan karena itu kita terbang. Tetapi pada saat yang sama, itu merusak iklim. Kita ingin membuat terbang hijau,” kata Frederiksen dalam pidato yang disiarkan televisi sebagaimana dilaporkan Bloomberg, Sabtu (1/1/2022).

Frederiksen mengakui bahwa solusi ilmiah belum ada dan mencapai tujuan akan “sulit”.

Penghentian bahan bakar fosil adalah yang terbaru dalam serangkaian kebijakan yang ditetapkan untuk membantu pemerintah memenuhi salah satu target iklim paling ambisius di dunia.

Pada tahun 2030, Denmark berencana untuk mengurangi emisi karbon hingga 70% dibandingkan dengan tingkat tahun 1990.

Dalam pidato itu, Frederiksen juga menjanjikan pajak emisi yang lebih kecil untuk bisnis untuk memastikan bahwa penghasil emisi tertinggi membayar pajak tertinggi. (ATN)

Tags: DenmarkGreen AvturGreen Plane
No Result
View All Result

Terbaru

  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.