• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

5 Negara ASEAN Segera Terapkan Transaksi QR Code, Fast Payment dan LCS

by Redaksi Asiatoday
July 14, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Cetuskan 3 Insiatif Pembayaran Digital untuk Pemulihan Ekonomi

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Dok BI

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Lima negara di Asia Tenggara (ASEAN) akan segera menerapkan transaksi pembayaran lintas negara (cross border payment).

Kelima negara tersebut adalah Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Malaysia.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, kerja sama regional di 5 negara ASEAN itu ditargetkan berlangsung pada November mendatang.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Menurut Perry, inisiatif 5 negara ASEAN ini mencakup kerja sama pindai cepat atau QR Cross-border, fast payment, dan transaksi mata uang lokal atau local currency settlement (LCS).

“Kami akan bekerja sama dan implementasinya ditargetkan pada November mendatang. Para pemimpin bank sentral kelima negara akan menandatangani nota kesepahaman. Ini adalah visi singkatnya,” jelas Perry di forum diskusi side event G20 di Nusa Dua, Bali, Kamis (14/7/2022).

Perry menerangkan, langkah selanjutnya dari inisiatif ini nantinya akan menuju kerja sama secara global. Dari awalnya hanya konektivitas pembayaran di seluruh ASEAN, nantinya akan terhubung ke proyek inisiatif global.

Pada kesempatan itu, Perry juga mengapresiasi kesepakatan para pemimpin negara G20 yang telah memberikan mandat untuk mendirikan Financial Stability Board (FSB).

Hal ini menjadi acuan bank sentral sekaligus visi untuk bergerak dari lingkup regional menuju global.

“Kami juga memikirkan cross settlement dan infrastruktur pembayaran lainnya secara waktu nyata atau real time,” pungkasnya.

BI sebelumnya telah melakukan uji coba QR Cross-border dengan Malaysia dan Thailand. Ini memungkinkan konsumen dan pedagang di kedua negara dapat melakukan dan menerima pembayaran barang dan jasa melalui QR Code. Sementara itu, kerja sama transaksi dengan mata uang lokal dalam rangka menjaga ketahanan nilai tukar juga terus didorong oleh bank sentral.

Sejauh ini, LCS telah disepakati antara Indonesia dengan Malaysia, Thailand, Jepang, dan China. (ATN)

Tags: Asia DigitalBank IndonesiaTransaksi Digital
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.