ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tujuh bandara di India menggunakan garbarata produksi Indonesia. Secara total garbarata yang terpasang di bandara India sudah ada sebanyak 148 unit.
“Bukaka mendapat kontrak kerjasama dengan Airports Authority of India (AAI) senilai lebih dari Rp303 miliar untuk pengadaan 36 unit Garbarata kaca, termasuk instalasi dan perawatannya,” kata Septiastuti Hapsari, direktur operasional Bukaka, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (30/12/2020).
Garbarata adalah jembatan yang berdinding dan beratap untuk menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang serta memudahkan penumpang masuk ke dalam dan keluar dari pesawat.
Menurut Septiastuti, sesuai kontrak pihaknya akan mengirimkan Garbarata ke tujuh bandara di India, yaitu Dehradun, Patna, Chennai, Trichy, Port Blair, Jabalpur, dan Surat.
“Ini merupakan kontrak kerjasama kelima antara PT Bukaka Teknik Utama dengan AAI sejak tahun 2001,” terangnya.
Sejauh ini, kompetitor produsen Garbarata yang sudah masuk ke Indonesia diantaranya berasal dari Jerman (Tyssenkrupp), Spanyol (Adelte), Cina (CIMC Tianda), dan Jepang (ShinMaywa).
“Meski demikian, Bukaka sangat bersyukur dapat menguasai pasar garbarata di India dengan total yang sudah terpasang sebanyak 148 unit diberbagai bandar udara di India,” imbuhnya.
Berdasarkan kesepakatan, Bukaka berkesempatan untuk mendapatkan tambahan 50 persen atau sebanyak 18 unit setelah melakukan pengiriman batch pertama yang direncanakanakan dilakukan dalam waktu lima bulan setelah penandatangan kontrak.
“Setelah seluruh 36 unit terkirim, AAI akan memberikan penawaran tambahan 36 unit sehingga total akhirnya akan menjadi 90 unit. Kami optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan kualitas terbaik,” imbuhnya. (ATN)
