• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

7 Tahun Berkiprah, Batik Air Kian Diperhitungkan di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
May 9, 2020
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
7 Tahun Berkiprah, Batik Air Kian Diperhitungkan di Indonesia

Batik Air telah memperkenalkan armada generasi terbaru Airbus 320-200NEO sebagai bagian upaya memberikan layanan terbaik premium services airlines. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Maskapai Batik Air, member dari Lion Air Group hari ini tercatat sudah 7 tahun berkiprah. Maskapai full service ini kian diperhitungkan di Indonesia bahkan menjadi pesaing Garuda Indonesia yang sudah mengudara sejak tahun 2003.

Chief Executive Officer (CEO) Batik Air Achmad Luthfie mengungkapkan, pada 2003 lalu pihaknya hanya mengoperasikan satu pesawat Boeing 737-900ER. Seiring perjalanan bisnisnya, Batik Air terus berkembang dan kini kekuatan Batik Air didukung armada dengan berteknologi modern dan fitur-fitur yang memberikan kenyamanan penumpang dengan jumlah puluhan armada.

“Penerbangan perdana dimulai dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) ke Manado melalui Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara,” jelasnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/5/2020).

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Saat ini, Batik Air sudah melayani 45 kota tujuan domestik dan internasional.

Adapun jumlah armada Batik Air kini beragam, terdiri dari 44 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi), 25 Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi) serta satu Airbus 320-200NEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi).

Menurut Achmad, pengoperasian pesawat generasi terbaru menjadi bagian keseriusan Batik Air untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman penumpang ketika in-flight di kelas premium services airlines serta diharapkan bisa menambah tingkat kepercayaan dan loyalitas kepada Batik Air.

“Saat ini Batik Air melayani konektivitas terjangkau dan mempunyai frekuensi penerbangan mencapai lebih dari 350 perhari dengan rata-rata tingkat ketepatan waktu (OTP) 92.63% persen,” imbuh Achmad.

Fokus pada Bisnis Berkelanjutan

Batik Air selalu mempersiapkan layanan operasional secara komprehensif berdasarkan strategis bisnis yang tengah dipersiapkan pada waktu mendatang. Komitmen keselamatan dan keamanan telah menjadi prioritas utama.

Batik Air telah memperoleh sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA) dari International Air Transport Association (IATA) ketiga kalinya.

“Hal ini menunjukkan bahwa, pertama, level keselamatan di seluruh organisasi Batik Air meningkat. Kedua, citra layanan di mata publik dan tamu semakin membaik. Ketiga, aspek kualitas dalam industri penerbangan sesuai standar internasional,” terang Achmad.

Batik Air bersama Lion Air Group terus merefleksikan fokus untuk mampu menghadapi tantangan kondisi sekarang dan analisis peluang serta bisa kembali terbang melayani para tamu. Batik Air memastikan dapat mematuhi semua peraturan dan persyaratan yang ditetapkan oleh regulator.

Achmad menegaskan, dalam situasi saat ini guna mencegah penyebaran corona virus disease (covid-19) Batik Air menjalankan tindakan preventif dan antisipasi menurut protokol kesehatan terutama berkaitan sisi kesehatan serta kepentingan manusia (human interest) yang mencakup dari karyawan/ staf dan calon tamu.

“Untuk persiapan operasional penerbangan, Batik Air tetap melakukan pengecekan kesehatan kepada pilot, awak kabin dan teknisi. Pemeriksaan kesehatan sebelum penerbangan (pre-flight health check) sangat penting untuk menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight), agar keselamatan dan keamanan penumpang selama dalam penerbangan terjamin,” imbuhnya. (AT Network)

Tags: Batik AirLion GroupMaskapai Penerbangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.