• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

ADB Dorong Asia Pasifik Ambil Langkah Nyata Atasi Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
July 23, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tekan Emisi Karbon, Indonesia Hadapi 5 Tantangan Besar

Salah satu sumber emisi karbon terbesar dari Pembangkit listrik berbasis Batubara. ilustrasi

ASIATODAY.ID, MANILA – President Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa mendorong negara-negara di Asia Pasifik mengambil langkah nyata untuk mengatasi perubahan iklim.

Asakawa mendorong negara-negara di kawasan itu memastikan pertumbuhan ekonomi yang adil dan setara di tengah pandemi Covid-19.

“Langkah-langkah untuk menangani perubahan iklim saat ini tidak hanya mendesak, tetapi juga berkaitan erat dengan pemulihan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Asakawa dalam Konferensi Iklim Internasional 2021 antara Kementerian Keuangan Indonesia dengan ADB, sebagaimana rilis yang diterima Jumat (23/7/2021).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Konferensi virtual ini diikuti lebih dari 800 peserta dari sektor publik dan swasta, mitra pembangunan, lembaga kajian dan akademisi. Pertemuan untuk mendiskusikan praktik-praktik baik internasional yang dapat membantu negara-negara berkembang anggota ADB bertransisi ke perekonomian yang rendah karbon dan tangguh, serta mengupayakan pemulihan yang hijau, tangguh, dan inklusif dari pandemi COVID-19.

Wakil Menteri Keuangan Indonesia Suahasil Nazara mengatakan, isu perubahan iklim saat ini telah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 dan Pemerintah telah menetapkan Rencana Aksi nasional, baik mitigasi maupun adaptasi.

“Dalam waktu dekat, kami akan menggunakan fase pemulihan ini pasca-pandemi COVID-19 untuk mengejar agenda iklim dan keberlanjutan kami,” kata Suahasil.

Indonesia akan menjadi ketua G20 pada 2022. Asia dan Pasifik bertanggung jawab atas lebih dari setengah emisi gas rumah kaca global. Analisis terkini memprediksi bahwa emisi CO₂ global yang berkaitan dengan energi akan tumbuh hampir 5 persen pada tahun 2021 seiring dengan meningkatnya kembali permintaan akan batu bara, minyak, dan gas. Sekitar 80 persen dari pertumbuhan permintaan batu bara diperkirakan berasal dari Asia.

Kesepakatan Paris berupaya menjaga agar kenaikan suhu global berada di bawah 2°C, lebih baik jika di bawah 1,5 derajat Celcius, dibandingkan tingkat suhu sebelum revolusi industri.

ADB akan meningkatkan investasi untuk adaptasi dan ketangguhan setidaknya USD9 miliar dari 2019 sampai 2024 guna mendukung pemulihan Asia dan Pasifik dari pandemi Covid-19. Langkah ini akan berkontribusi terhadap komitmen ADB untuk menyalurkan USD80 miliar dalam pembiayaan iklim antara 2019 sampai 2030.

Masatsugu Asakawa mengatakan bahwa ADB akan mendukung transisi Indonesia menuju perekonomian yang rendah karbon dan tangguh, serta membantu Indonesia memenuhi target NDC-nya. Memperkuat ketangguhan adalah salah satu dari tiga fokus utama dalam strategi kemitraan negara ADB untuk Indonesia.

Fokus tersebut meliputi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim serta pemulihan hijau, dan manajemen serta pembiayaan untuk menghadapi risiko bencana.

ADB berkomitmen mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta terus melanjutkan upayanya memberantas kemiskinan ekstrem.

Didirikan pada 1966, ADB dimiliki  68 anggota dengan 49 di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik. (ATN)

Tags: ADBAsia Green GrowthAsian Development BankClimate ActionClimate ChangeEmisi KarbonGreen AsiaPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.