• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 23, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Alasan Keamanan, Pemerintah AS Larang Warganya ke Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 15, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
AS Lebih Mengancam Demokrasi Dibanding China dan Rusia

Negeri Amerika Serikat (AS). Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melarang warganya untuk bepergian ke Indonesia.

Kebijakan itu menyusul tingginya infeksi Covid-19 dan kemungkinan adanya serangan teror di Indonesia.

Pemerintahan Joe Biden mengeluarkan Peringatan Level 3 bagi warganya yang berencana untuk pergi ke Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia Unveils Six Strategic Aviation Hubs to Strengthen ASEAN–China Connectivity

Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers

Jakarta Targets China’s Premium Travelers in Global Tourism Push

Menyitat travel.state.gov, The Center for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan maksud dari peringatan Level 3 berarti bahwa warga AS tidak boleh datang ke Indonesia, kecuali untuk hal-hal yang mendesak. Bahkan, warga AS diharapkan dapat mempertimbangkan kembali rencana keberangkatan mereka ke Indonesia.

“Langkah karantina yang dilakukan pemerintah diberlakukan untuk orang asing. Kunjungi halaman Covid-19 KBRI untuk informasi lebih lanjut tentang Covid-19 di Indonesia,” jelas pernyataan yang dirilis pemerintah AS melalui travel.state.gov dikutip, Selasa (15/6/2021).

Selain peningkatan kasus Covid-19, Pemerintah AS juga mengkhawatirkan kemungkinan adanya serangan teror di Indonesia. Pasalnya, teroris dapat menyerang kapan saja dengan atau tanpa peringatan, dengan target lokasi kantor polisi, tempat ibadah, hotel, bar, klub malam, pasar, pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat umum lainnya.

Selain itu, pemerintah AS juga mendesak warganya untuk mempertimbangkan kembali bepergian ke daerah Sulawesi Tengah dan Papua karena adanya kerusuhan sipil.

Pemerintah AS juga menyoroti kerentanan Indonesia terkena bencana alam, seperti letusan gunung berapi, tsunami, dan gempa bumi. (ATN)

Tags: Amerika Serikat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Lavrov Brings Russia’s Global Message to ASEAN
  • From Disaster Response to Peacekeeping: Indonesia-US Partnership Strengthens Indo-Pacific Security
  • Indonesia’s Geothermal Energy Push Gains Momentum
  • ASEAN Emerges as a Strategic Center of Gravity in the Indo-Pacific
  • Beyond Declarations: ASEAN Faces Test to Turn Partnerships into Real Action
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.