• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Ambisi Pertamina Geothermal Ekspansi Pasar ke Afrika dan Eropa

by Redaksi Asiatoday
August 18, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Terus Garap Potensi Geothermal untuk Energi Listrik

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 1 yang dikerjakan oleh Pertamina Geothermal Energy. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) siap memperluas sayap bisnisnya dengan melakukan ekspansi pasar ke Benua Afrika dan Eropa.

Direktur Utama PGEO Julfi Hadi mengatakan bahwa ekspansi pasar internasional menjadi ambisi perseroan untuk menjadi perusahaan energi hijau dunia. Saat ini, PGEO juga telah memetakan target pasar yang akan dibidik.

“Saat ini beberapa negara sudah menjadi target pasar kami, mulai dari Afrika, Eropa, maupun Asia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (18/8/2023).

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Sebagai tahap awal, PGEO akan menjajaki pengembangan bisnis dengan Kenya. Negara yang berada di kawasan Afrika Timur ini dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi cukup stabil dan keamanan yang terus membaik.

Menurut Julfi, kedua hal tersebut dapat menjadi peluang bisnis yang positif bagi Pertamina Geothermal untuk melakukan ekspansi bisnis secara global.

Kenya merupakan negara terdepan di Afrika dalam pengembangan panas bumi dengan kapasitas terpasang 865 MW dan berada di posisi ke-7 dalam peringkat global.

Pada 2030, Kenya menargetkan 5.530 MW total kapasitas terpasang dan total potensi panas bumi 7 GW.

Dengan target sebesar itu, Kenya berambisi menjadikan panas bumi sebagai sumber energi bersih pada 2030.

Selain itu, Pemerintah Kenya juga memiliki kebijakan untuk meningkatkan jumlah tenaga panas bumi secara signifikan karena bersifat alami, mampu memenuhi beban listrik dasar (base load), ramah lingkungan, dan hemat biaya.

Selain Kenya, beberapa negara yang kini dibidik PGEO untuk pengembangan bisnis dan kerja sama adalah Turki dan Jerman.

Menurut Renewables 2022 Global Status Report, panas bumi di Turki menyumbang 3 persen dari kebutuhan listrik nasional.

“Dengan semua potensi dan peluang di pasar global tersebut, kami berharap dapat menjadi tambahan kontribusi bagi devisa negara,” kata Julfi.

Dia juga menyampaikan rencana ekspansi tersebut juga akan menambah rencana pengembangan bisnis Pertamina Geothermal Energy yang saat ini tetap berfokus dalam memaksimalkan potensi panas bumi di dalam negeri. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Pertamina Geothermal Energy
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.