• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Amerika Dukung Penuh Keputusan WHO Selidiki Asal Usul Covid-19 di China

by Redaksi Asiatoday
July 13, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Amerika Tekan Israel Hentikan Investasi 5G China

Negeri Amerika Serikat. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) menyambut antusias keputusan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyelidiki asal-usul coronavirus (Covid-19) di China.

“Kami menyambut baik penyelidikan WHO. Kami melihat penyelidikan ilmiah sebagai langkah penting untuk memiliki pemahaman yang lengkap dan transparan tentang bagaimana virus ini menyebar ke seluruh dunia,” kata duta besar AS untuk PBB, Andrew Bremberg di Jenewa, melansir Al Arabia, Sabtu (11/7/2020).

Pernyataan Bremberg itu adalah dukungan yang tidak terduga, mengingat bahwa WHO telah menghadapi kritik keras AS atas penanganan krisis Covid-19.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Pada Jumat (10/7), WHO memberangkatakan ahli epidemiologi dan spesialis kesehatan hewan ke China untuk mencoba dan mengidentifikasi sumber hewan dari pandemi Covid-19.

WHO mengatakan tim pendahulunya akan berada di Beijing untuk akhir pekan ketika mereka meletakkan dasar untuk misi yang lebih luas yang bertujuan mengidentifikasi bagaimana virus melompat dari hewan ke manusia.

Bremberg mengatakan AS berharap pihak berwenang China akan menawarkan tim ilmuwan akses penuh ke data, sampel, dan lokasi, dan menantikan laporannya tepat waktu.

Presiden AS Donald Trump menuduh WHO merusak penanganan pandemi dan menjadi “boneka China”.

Pada Selasa (7/7), Washington secara resmi memulai penarikannya dari WHO, menjadikan ancaman Trump baik untuk mencabut badan PBB dari donor utamanya atas pengelolaan pandemi tersebut.

Virus corona baru telah menewaskan sedikitnya 556.000 orang dan menginfeksi lebih dari 12,4 juta sejak muncul di China Desember lalu.

Para ilmuwan meyakini virus pembunuh berasal dari sebuah pasar di kota Wuhan yang menjual daging binatang eksotis. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaChina VirusCoronavirusCOVID-19WHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.