• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Tawarkan Bantuan ke ASEAN untuk Atasi Krisis di Myanmar

by Redaksi Asiatoday
February 3, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Rakyat Myanmar Kian Menderita, Krisis Makin Dalam dan Meluas Secara Dramatis

Gelombang pengungsi di Myanmar. Foto WFP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Amerika Serikat (AS) menawarkan kerja sama dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk mengatasi krisis politik di Myanmar.

Hal itu disampaikan Konselor Departemen Luar Negeri AS Derek Chollet dalam telekonferensi di Washington pada Rabu (1/1) seperti dikutip situs resmi Deplu AS.

Chollet mengatakan bahwa AS juga sangat menanti peran Indonesia yang menjalani keketuaan ASEAN tahun ini.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Washington, kata dia, sangat mendukung keputusan organisasi regional itu untuk mengecualikan perwakilan politik Myanmar pada pertemuan-pertemuan ASEAN, termasuk KTT ASEAN November lalu.

“Kami sangat menyambut peran baru mitra kami, Indonesia, sebagai ketua ASEAN tahun ini,” kata Chollet.

Dia mengatakan AS berharap dapat bekerja sama dengan kantor utusan khusus yang baru untuk menyelesaikan krisis Myanmar.

“Kami akan terus mendukung keketuaan ASEAN dalam menangani krisis ini,” katanya, menambahkan.

AS, lanjut dia, juga aktif melakukan pembicaraan dengan para mitranya di ASEAN tentang pendekatan kolektif yang diterapkan dalam mengatasi krisis Myanmar.

Washington juga mendukung Konsensus Lima Poin yang telah disepakati para pemimpin ASEAN dalam merespons isu Myanmar.

“Kami sangat menantikan kerja sama dengan Indonesia sebagai ketua ASEAN tahun ini,” tuturnya.

“Saya tahu ASEAN juga sangat ingin bekerja sama dengan kami dan pihak-pihak lain untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Myanmar dan menemukan cara untuk menyelesaikan krisis ini,” kata dia.

Sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih Myanmar lewat kudeta pada Februari 2021, krisis politik di negara tersebut masih belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Optimisme penyelesaian krisis Myanmar sempat muncul saat para pemimpin ASEAN mengesahkan Konsensus Lima Poin pada April 2021 di Jakarta.

Konsensus itu antara lain mencakup penghentian kekerasan di Myanmar dan penunjukan utusan khusus ASEAN untuk memfasilitasi mediasi dan dialog. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Krisis Myanmar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.