• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Australia Berhasil Selamatkan Ratusan Paus yang Terdampar, 90 Ekor Mati

by Redaksi Asiatoday
September 23, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ratusan Paus Pilot Terdampar di Pulau Tasmania Australia, 25 Ekor Mati

Ratusan ekor paus terdampar di gundukan pasir pesisir pantai Pulau Tasmania, Australia, Senin (21/9/2020). Foto : The Animal Reader

ASIATODAY.ID, SYDNEY – Tim penyelamat berhasil menyelamatkan ratusan Paus pilot yang terdampar di pesisir Pulau Tasmania, Australia.

Sekitar 40 ilmuwan pemerintah, 20 petugas kepolisian, nelayan lokal, serta relawan terlibat dalam upaya penyelamatan, yang disebut oleh para pakar sebagai proses tersulit yang pernah mereka temui.

Video udara menunjukkan kebanyakan paus dalam jumlah besar itu terdampar di area pasir di Pelabuhan Macquarie, sekitar 200 kilometer di bagian barat laut ibu kota negara bagian Hobart. Sedangkan yang lainnya tergelepar di air yang sedikit lebih dalam.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Para ilmuwan tersebut memperkirakan sekitar 90 dari 270 paus yang terjebak di perairan dangkal itu sudah mati.

“Kami mendapati beberapa yang setengah terapung, sehingga mungkin tidak akan memakan waktu lama untuk mengembalikan mereka ke air yang dalam dan hanya akan melibatkan sedikit kerja keras dari para kru khusus di dalam air,” kata ahli biologi satwa liar Pemerintah Australia, Kris Carlyon, seperti dilansir Reuters, Selasa (22/9/2020).

Paus pilot adalah spesies yang dapat tumbuh hingga tujuh meter dan bisa mencapai berat tiga ton. Melepas Paus kembali ke lautan adalah sebuah proses intensif. 

Langkah itu bisa dilakukan dengan mendorongnya secara fisik atau menggunakan material pengangkut, seperti tarpaulin dan ponton. Sementara kondisi yang dingin dan basah bisa menguntungkan bagi para Paus, keadaan air yang tidak mendukung dan lokasi yang jauh menjadi tantangan bagi para penyelamat.

“Kondisi ini buruk untuk orang-orang di daratan, tapi bisa membuat Paus-paus ini kembali ke air maka sudah ideal. Jika kondisinya terus seperti ini, Paus-paus itu dapat bertahan selama beberapa hari,” ujar Carlyon.

Para ilmuwan tidak mengetahui alasan Paus yang bepergian dalam kawanan bisa terdampar. Namun, Paus diketahui mengikuti pemimpinnya, juga mengitari anggota kawanan yang terluka atau berada dalam kesusahan. (ATN)

Tags: AustraliaKonservasi LautPaus PilotSave Ocean
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.