• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Bencana Kebakaran Hutan di Australia, 1 Miliar Satwa Punah

by Redaksi Asiatoday
January 9, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Bencana Kebakaran Hutan di Australia, 1 Miliar Satwa Punah

ASIATODAY.ID, SYDNEY – Kebakaran hutan yang melanda Australia, menjadi bencana terbesar dalam satu dekade terakhir.

Kebakaran hutan yang hingga kini masih berlangsung sejak September 2019 itu, selain telah merenggut 25 korban jiwa manusia, sekitar 1 miliar satwa dan spesies endemik mati akibat terjebak Kebakaran.

Bencana Kebakaran Hutan di Australia, 1 Miliar Satwa Punah 1
Kebakaran hutan di Australia masih berlangsung. Foto : rajuy

Bencana ekologi ini menjadi keprihatinan kalangan ilmuwan dunia, sebab Australia merupakan rumah bagi banyak satwa liar endemik, seperti kanguru dan koala. Populasi spesies ini dikhawatirkan tidak dapat bertahan hidup akibat kebakaran itu.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Melansir Bloomberg, Kamis (09/01/2020), peneliti dari University of Sydney, Chris Dickman, memperkirakan ada sekitar 1 miliar hewan mati akibat kebakaran hutan di Australia, dengan indikasi 800 juta hewan mati di negara bagian New South Wales saja.

Bencana Kebakaran Hutan di Australia, 1 Miliar Satwa Punah 2
Satwa Kanguru yang terjebak Kebakaran hutan. Foto : rajuy

Kelompok satwa yang menjadi korban termasuk mamalia, burung, dan reptil.
Angka tersebut meningkat drastis dari prediksi sebelumnya yang dikeluarkan tim peneliti dari universitas yang sama, yakni sekitar 480 juta hewan kehilangan nyawa. Hewan-hewan tersebut ada yang ikut terbakar hingga mati, sementara lainnya mati karena kehilangan habitat.

“Kami mungkin sedang melihat seperti apa perubahan iklim untuk bagian lain dunia pada tahap pertama di Australia saat ini,” ujar Dickman, seorang profesor ekologi, dalam sebuah pernyataan di situs resmi University of Sydney.

“Ini waktu yang sangat menyedihkan,” imbuhnya.

Menurut Dickman, kebakaran mungkin saja mempercepat proses kepunahan bagi berbagai spesies. Dalam pernyataan sebelumya, Dickman mengatakan terkhusus koala, kebakaran yang dengan cepat merembet sangat mudah menjerat hewan malang tersebut.

“Dengan jenis kebakaran yang bergerak cepat yang telah kita alami, koala benar-benar tidak memiliki kapasitas untuk bergerak cukup cepat untuk menyelamatkan diri,” jelas Dickman.

“Ada area yang sangat luas sekarang yang masih terbakar dan masih terbakar sehingga kita mungkin tidak akan pernah menemukan mayat-mayat mereka,” terangnya.

Menurut Menteri Lingkungan Hidup Australia, Sussan Ley, koala menjadi hewan paling terdampak dari kebakaran ini. Berdasarkan catatannya, 30 persen populasi koala di pantai utara New South Wales diperkirakan mati.

Foto-foto mengiris hati yang memotret sejumlah hewan endemik Australia, termasuk koala dan kanguru, dengan luka di sekujur tubuh mereka, membanjiri media sosial beberapa waktu belakangan. Tak sedikit dari satwa dipotret dalam keadaan tak bernyawa.

Sementara itu, total area luas kebakaran Australia telah mencapai lebih dari 10 juta hektare. Asap kebakaran menyebar ke berbagai belahan dunia, bahkan menghitamkan langit di Argentina dan masuk hingga ke Atlantik.

Evakuasi Koala

Bencana Kebakaran Hutan di Australia, 1 Miliar Satwa Punah 3
Petugas pemadam mengevakuasi Koala dari kebakaran hutan. Foto : rajuy

Ditengah kebakaran hutan, organisasi pencinta hewan dan petugas pemadam kebakaran setempat melakukan penyelamatan satwa koala.

Dalam unggahan akun Instagram @wildlifeplanet beberapa ekor koala berhasil diselamatkan oleh tim pemadam kebakaran. Pada unggahan pertama, salah satu petugas terlihat menggendong seekor koala besar untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Unggahan lainnya memperlihatkan petugas pemadam kebakaran berusaha mengevakuasi koala berukuran besar yang separuh tubuhnya hangus terbakar. Kaki, tangan dan wajah koala tersebut tampak menghitam karena terkena jilatan api si jago merah.

Hingga kini, otoritas setempat masih berjibaku memadamkan kebakaran yang terus meluas dengan bantuan negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Asia PasifikAustraliaAustralia BurnClimate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyKebakaran Hutan AustraliaKebakaran Hutan dan LahanSave Earth
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.