• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Biden akan Tata Ulang Ekonomi AS di Kawasan Asia Pasifik

by Redaksi Asiatoday
November 24, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Biden akan Tata Ulang Ekonomi AS di Kawasan Asia Pasifik

Presiden AS Terpilih, Joe Biden. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden diprediksi akan menata ulang ekonomi AS di kawasan Asia Pasifik, menyusul dua perjanjian perdagangan bebas terbesar yang ditandatangani oleh negara-negara di kawasan itu.

Pertama dari dua perjanjian perdagangan terbesar adalah Trans-Pacific Partnership (TPP). Ini dinegosiasikan oleh pemerintahan Obama tetapi tidak pernah disetujui oleh Kongres. Presiden Donald Trump kemudian menarik AS keluar dari TPP pada 2017 ketika 11 negara yang tersisa melakukan negosiasi ulang dan menandatangani Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) setahun kemudian.

Dua pekan lalu, 15 negara termasuk China, Australia, Jepang, Korea Selatan, serta negara-negara Asia Tenggara menandatangani Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Ini juga merupakan blok perdagangan terbesar secara global yang memiliki pangsa pasar 2,2 miliar orang dan USD26,2 triliun output global, sekitar 30 persen dari PDB dunia.

“Hingga saat ini, pemerintahan AS yang akan datang belum berkomitmen dengan masa depan TPP,” ujar CEO Center for a New American Security Richard Fontaine dilansir dari CNBC International, Selasa (24/11/2020).

Fontaine sebelumnya menjabat sebagai penasihat kebijakan luar negeri untuk Senator John McCain dan bekerja di Departemen Luar Negeri AS.

Dia menjelaskan bahwa Presiden terpilih Joe Biden dan pemerintahannya akan memasuki era ketika AS bukan pihak dari TPP maupun RCEP.

“Namun mereka setidaknya harus mempertimbangkan seperti apa masa depan kepemimpinan ekonomi AS di Asia,” katanya.

Menurut Fontaine, perubahan besar antara pemerintahan Trump dan pemerintahan Biden yang akan datang akan menjadi pendekatan multilateralisme yang terakhir.

“Presiden terpilih dan timnya mengatakan mereka akan bekerja dengan mitra dan sekutu, serta negara-negara yang memiliki visi sama terkait masalah utama, mulai dari perubahan iklim dan kesehatan global, pandemi, hingga China,” kata Fontaine.

Perdagangan tetap menjadi masalah rumit yang tunduk pada politik dalam negeri. Meskipun pemerintahan Biden dipercaya tidak akan memberlakukan banyak tarif seperti yang dilakukan Trump, kebijakan itu akan tetap diwarisi, termasuk pungutan AS ke China selama perang dagang.  (ATN)

Tags: Amerika SerikatAsia PasifikJoe Biden
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.