• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Biden Cabut Larangan Aplikasi China TikTok dan WeChat

by Redaksi Asiatoday
June 10, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Biden Mulai Konsolidasi dengan Sekutu di Asia, Perkuat Tatanan Indo Pasifik

Presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mencabut perintah eksekutif era Donald Trump yang melarang aplikasi populer dari China, TikTok dan WeChat.

Namun Biden menggantinya dengan menyerukan peninjauan yang lebih luas terhadap sejumlah aplikasi dari negara lain.

Mantan presiden AS Donald Trump berkeras menutup akses kedua aplikasi itu di Negeri Paman Sam, dengan alasan ancaman keamanan nasional.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Pejabat pemerintah AS mengatakan bahwa di zaman Trump kebijakan itu dianggap tidak menetapkan kriteria yang jelas sehingga akan dilakukan evaluasi risiko keamanan nasional yang ditimbulkan oleh aplikasi perangkat lunak. Demikian laporan New York Times, Rabu (9/6/2021).

Perintah baru Biden yang dapat dikeluarkan dalam waktu dekat ini diharapkan untuk mengatasi kekhawatiran tentang adanya tudingan pencurian data pribadi dari aplikasi tersebut.

Sebelumnya, Joe Biden menunda sanksi yang diberikan kepada dua perusahaan tersebut, Bytedance dan Tencent. Pada 12 Februari 2021, pemerintah AS telah meminta penundaan atau penangguhan proses pemblokiran untuk sementara dengan tujuan melakukan peninjauan kembali apakah aplikasi-aplikasi itu benar-benar menimbulkan ancaman atau tidak. (ATN)

Tags: Joe BidenTencent Holdings LtdTikTokWechat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.