• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Biden Cabut Larangan Aplikasi China TikTok dan WeChat

by Redaksi Asiatoday
June 10, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Biden Mulai Konsolidasi dengan Sekutu di Asia, Perkuat Tatanan Indo Pasifik

Presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mencabut perintah eksekutif era Donald Trump yang melarang aplikasi populer dari China, TikTok dan WeChat.

Namun Biden menggantinya dengan menyerukan peninjauan yang lebih luas terhadap sejumlah aplikasi dari negara lain.

Mantan presiden AS Donald Trump berkeras menutup akses kedua aplikasi itu di Negeri Paman Sam, dengan alasan ancaman keamanan nasional.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Pejabat pemerintah AS mengatakan bahwa di zaman Trump kebijakan itu dianggap tidak menetapkan kriteria yang jelas sehingga akan dilakukan evaluasi risiko keamanan nasional yang ditimbulkan oleh aplikasi perangkat lunak. Demikian laporan New York Times, Rabu (9/6/2021).

Perintah baru Biden yang dapat dikeluarkan dalam waktu dekat ini diharapkan untuk mengatasi kekhawatiran tentang adanya tudingan pencurian data pribadi dari aplikasi tersebut.

Sebelumnya, Joe Biden menunda sanksi yang diberikan kepada dua perusahaan tersebut, Bytedance dan Tencent. Pada 12 Februari 2021, pemerintah AS telah meminta penundaan atau penangguhan proses pemblokiran untuk sementara dengan tujuan melakukan peninjauan kembali apakah aplikasi-aplikasi itu benar-benar menimbulkan ancaman atau tidak. (ATN)

Tags: Joe BidenTencent Holdings LtdTikTokWechat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.