• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Biden Umumkan AS Akhiri Perang dengan Afganistan

by Redaksi Asiatoday
April 15, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Joe Biden Bertekad Tempuh Segala Cara Redam Kebangkitan China

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Dok Potus

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan pada Rabu (14/4/2021), mengakhiri perang terpanjang Amerika dengan penarikan pasukan tanpa syarat dari Afganistan. Seperti dilaporkan AFP, pasukan AS telah menghabiskan dua dekade dalam pertempuran berdarah yang semakin sia-sia melawan Taliban.

Dijuluki “perang selamanya”, serangan militer AS di Afganistan dimulai sebagai respons atas serangan 11 September 2001 terhadap AS. Sekarang, 20 tahun kemudian – setelah hampir 2.400 militer AS dan puluhan ribu kematian Afganistan – Biden menyebut 11 September sebagai tenggat waktu yang akhirnya akan diberangkatkan oleh tentara AS terakhir. Penarikan akan dimulai pada 1 Mei 2021.

Dalam pidato yang disiarkan televisi secara nasional, Biden mengatakan AS telah menyelesaikan misi awalnya yang terbatas untuk menghancurkan kelompok-kelompok jihadis internasional di balik serangan 9/11 dan bahwa setiap tahun alasan untuk tetap tinggal “semakin tidak jelas”. Biden bersikeras tidak akan ada “jalan keluar yang tergesa-gesa”, tapi dia bersikukuh tentang keputusannya.

RelatedPosts

Indonesia and Viet Nam Forge New Strategic Roadmap to Deepen ASEAN Partnership

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

“Serangan mengerikan 20 tahun lalu, tidak bisa menjelaskan mengapa kami harus tetap di sana pada 2021. Sudah waktunya untuk mengakhiri perang selamanya,” katanya.

Biden memberi tahu orang Amerika bahwa sudah waktunya untuk menerima kenyataan.

“Kami tidak dapat melanjutkan siklus untuk memperpanjang atau memperluas kehadiran militer kami di Afganistan dengan harapan dapat menciptakan kondisi yang ideal untuk penarikan kami, dengan mengharapkan hasil yang berbeda,” katanya.

Keputusan Biden tidak mengejutkan. Perang itu sangat tidak populer di kalangan pemilih dan pendahulu Biden, Donald Trump telah berkomitmen untuk mundur pada awal Mei.

“Saya memuji keputusan Presiden Biden,” kata Senator Demokrat Chuck Schumer. (ATN)

Tags: Joe Biden
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Targets China’s Premium Travelers in Global Tourism Push
  • Indonesia and Viet Nam Forge New Strategic Roadmap to Deepen ASEAN Partnership
  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.