• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

BIN Indonesia Bantah Servernya Diretas Hacker China

by Redaksi Asiatoday
September 14, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
BIN Indonesia Bantah Servernya Diretas Hacker China

Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia membantah adanya aksi hacker China yang telah meretas servernya termasuk server sejumlah institusi di Indonesia.

Direktur Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Purwanto mengatakan bahwa server milik BIN sampai saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Menurut Wawan, sejauh ini tidak ada peretas dari manapun termasuk China yang tengah berupaya membobol masuk ke dalam server BIN.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

“Hingga saat ini server BIN masih dalam kondisi aman terkendali, tidak terjadi hack sebagaimana isu yang beredar bahwa server BIN diretas hacker asal China,” jelasnya di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Menurut Wawan, BIN selalu melakukan pengecekan keamanan server secara berkala untuk mengantisipasi terjadinya peretasan. Ia memandang bahwa serangan siber kepada BIN merupakan hal yang wajar. Pasalnya, Wawan mengklaim bahwa BIN selalu menjaga kedaulatan NKRI dan mengamankan kepentingan nasional rakyat Indonesia.

“BIN bekerjasama dengan BSSN, Kominfo serta lembaga pemerintah lainnya untuk memastikan sistem BIN aman dan bebas dari peretasan,” kata Wawan.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar melalui media sosial, seperti salah satunya isu mengenai kebocoran data aplikasi e-HAC milik Kementerian Kesehatan yang belakangan diketahui palsu atau hoaks.

“Tetap melakukan check, recheck, dan crosscheck atas informasi yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, peneliti keamanan Internet The Record, Insikt Group mengungkapkan server milik BIN dan sejumlah institusi di Indonesia telah diretas. Pelaku peretasan itu dikenal dengan nama Mustang Panda yang seringkali meretas sejumlah server di wilayah Asia Tenggara. (ATN)

Tags: Badan Intelijen NegaraBINCyber CrimeCyber Defence
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.