ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memutakhirkan kekuatan gempa dari sebelumnya bermagnetudo 7,4 menjadi 6,9 Skala Richter. Dwikorita juga skaligus menyatakan bahwa potensi tsunami akibat gempa di wilayah pantai Banten berakhir.
“Pastikan informasi resmi dari BMKG. Baik Istagram, Twitter dan website yang sudah terverifikasi,” kata Dwikorita dalam jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat (2/8/2019).
Dwikorita juga mengimbau masyarakat di daerah siaga dan waspada untuk kembali ke tempat masing-masing. Masyarakat juga diminta tetap tenang namun juga waspada apabila terjadi gempa susulan.
“Kami juga mengimbau masyarakat tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya
Dwikorita juga meminta masyarakat menghindari bangunan yang retak. “Teliti juga rumah dan bangunan dan pastikan aman,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan gemba bermagnetudo 7,4 Skala Richter terjadi pukul 19.03.21 WIB, Lokasi di 7,54 LS,104.58 BT (147 km Barat Daya Sumur-Banten) di kedalaman 10 kilometer.
Akibat gempa ini kerusakan yang sangat terjadi di Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang. Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita akan mengunjungi lokasi bencana besok.
,’;\;\’\’
