• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Filipina Inisiasi Power Integration Project

by Redaksi Asiatoday
June 2, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ADB Gelontarkan Rp8,58 Triliun ke PLN Bangun Energi Hijau di Indonesia

Jaringan listrik PLN. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah terobosan besar dalam pemanfaatan energi baru terbarukan sedang dipersiapkan oleh 4 negara di Asia Tenggara, yakni Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Sejalan dengan agenda Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, akan menyelenggarakan 41st ASEAN Senior Official Meeting on Energy (SOME) & its Associated Meetings untuk menggalang kesepakatan antara para Menteri Energi negara anggota ASEAN.

“Pertemuan tersebut bertujuan untuk meletakkan pondasi penggalangan kesepakatan antara para Menteri Energi se-ASEAN untuk mendeklarasikan Ministerial Joint Declaration on Sustainable Energy Security through Interconnectivity dan pernyataan bersama antara Menteri Energi Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Phillipies (BIMP) untuk menginisiasi Power Integration Project pada pertemuan the 41st ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) Agustus mendatang,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Jisman P Hutajulu, pada Silaturahmi Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) bertajuk Kesiapan Sektor Ketenagalistrikan Indonesia dalam Pencapaian Target National Determined Contribution (NDC) 2030 melalui Pengembangan Renewable Energy, Senin (29/5/2023).

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Jisman mengungkapkan, kebijakan penyediaan energi nasional, khususnya di bidang Ketenagalistrikan, saat ini tidak hanya untuk memenuhi kecukupan daya, namun harus memperhatikan aspek lingkungan melalui pengurangan emisi karbon di pembangkit tenaga listrik.

“Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di sektor energi sebesar 358 juta ton CO2 atau 12,5 persen dengan kemampuan sendiri, atau 446 juta ton CO2 atau 15,5% dengan bantuan internasional pada tahun 2030 sesuai dokumen NDC,” ujar Jisman.

Jisman mengatakan, aksi mitigasi sektor energi yang telah dilakukan oleh Pemerintah di antaranya implementasi energi baru dan terbarukan, aplikasi efisiensi energi dan penerapan bahan bakar rendah karbon, serta penggunaan teknologi bersih.

“Setiap tahun, penurunan emisi terus meningkat di atas target. Pada tahun 2021, sektor energi mampu mengurangi emisi GRK sebesar 70 juta ton CO2. Selain itu, untuk mencapai target NDC dan transisi energi menuju Net Zero Emission, peran pemanfaatan EBT akan sangat krusial,” imbuhnya.

Sumber EBT di Indonesia tersebar di berbagai pulau di wilayah Indonesia. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tantangan yang besar untuk melakukan interkoneksi pulau-pulau untuk mewujudkan penyediaan tenaga listrik hingga ke pelosok tanah air.

“Konsep interkoneksi jaringan tenaga listrik Supergrid, di mana sumber-sumber EBT yang tersebar itu dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga bauran energi nasional berbasis EBT dapat meningkat dan meningkatkan akses masyarakat terhadap energi yang berkeadilan,” tutur Jisman.

Pada akhir sambutannya Jisman mengimbau agar MKI dapat berkontribusi dalam pengembangan transmisi di Indonesia dan ASEAN.

“Ini bukan pekerjaan ringan, bahkan tantangannya sangat berat, namun lompatan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang intensif dilakukan terus menerus. Untuk itu kami mengimbau MKI sebagai forum stakeholder ketenagalistrikan Indonesia dapat berkontribusi aktif melalui pikiran, keahlian, dan keterampilan untuk pengembangan transmisi di Indonesia dan ASEAN,” pungkasnya. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Green EnergyPower Integration Project
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.