• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Cegah Penyebaran Virus Corona, Hong Kong akan Tutup Perbatasan dengan China

by Redaksi Asiatoday
January 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cegah Penyebaran Virus Corona, Hong Kong akan Tutup Perbatasan dengan China

Hong Kong dan China. ist

ASIATODAY.ID, HONG KONG – Untuk mencegah penyebaran wabah virus corona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV), Hong Kong berencana menutup perbatasannya dengan China.

Sejauh ini, korban tewas akibat virus ini telah mencapai 132 orang, dengan jumlah kasus infeksi yang terkonfirmasi mendekati 6.000.

Melansir BBC, Rabu (29/01/2020), pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengumumkan bahwa moda transportasi kereta api cepat dan juga kapal feri dari Hong Kong ke China dan sebaliknya akan dihentikan mulai Kamis 30 Januari besok.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Penerbangan dari Hong Kong ke China tidak dihentikan, namun jadwalnya dikurangi separuh dari normal. Pemerintahan Lam juga tidak akan lagi mengeluarkan izin bagi siapapun yang hendak bertolak dari China ke Hong Kong selama virus corona masih mewabah.

Virus corona nCoV telah menyebar ke seantero China dan juga sedikitnya 16 negara. Senin kemarin, Jerman dan Jepang mengonfirmasi adanya kasus infeksi virus corona di kalangan orang yang tidak bepergian ke China, namun diyakini tertular dari seseorang yang sudah terjangkit.

Kasus semacam itu sebelumnya hanya ada di Vietnam, negara yang berbatasan langsung dengan China. Di Vietnam, seorang anak tertular virus corona dari ayahnya yang telah mengunjungi Wuhan, kota pusat penyebaran virus corona nCoV di China.

Jepang telah mengevakuasi sekitar 200 warganya dari Wuhan dengan menggunakan pesawat sewaan. Ratusan orang itu telah mendarat di bandara Haneda di Tokyo pagi tadi. Amerika Serikat juga telah mengevakuasi sekelompok diplomat beserta keluarganya dari Wuhan.

Sejauh ini semua kematian akibat virus corona nCoV terjadi di China — sebagian besar di Wuhan dan provinsi Hubei. Senin kemarin, otoritas Beijing mengonfirmasi kematian pertama pasien korona di wilayah ibu kota. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusHong KongVirus KoronaVirus PneumoniaWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.