• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Chile Siap Buka Kunjungan Wisatawan Global

by Redaksi Asiatoday
November 13, 2020
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Chile Siap Buka Kunjungan Wisatawan Global

Kota Santiago, Chile. Foto: sebaoos

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Chile siap menerima kunjungan wisatawan global pada bulan Desember.

Wisatawan harus terbang ke Bandara Internasional Arturo Merino Benítez Santiago dan menunjukkan bukti tes PCR COVID-19 negatif yang diambil dalam waktu 72 jam setelah kedatangan mereka.

Mereka juga harus memberikan pernyataan kesehatan tersumpah dan persetujuan untuk dipantau oleh aplikasi setiap hari.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Penumpang internasional yang memenuhi persyaratan masuk Chile tidak perlu dikarantina dan akan bebas berkegiatan di seluruh negara, sambil tetap memberi informasi terbaru kepada pemerintah setempat tentang kesehatan mereka dan gejala virus Corona yang mungkin mereka alami.

“Semua orang yang memasuki negara itu, warga negara Chile dan orang asing, akan berada di bawah pengawasan selama 14 hari. Mereka harus melaporkan status kesehatan berikut lokasinya,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Masyarakat Chili Paula Daza, dikutip dari La Tercera pada Jumat (13/11/2020).

Daza menjelaskan, wisatawan yang gagal untuk mematuhi peraturan dan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dapat menghadapi hukuman dan denda.

Saat ini, aplikasi pemantau pergerakan pendatang juga masih dalam pengembangan, tulis La Tercera.

Di Chile, wisatawan harus menaati peraturan jam malam nasional dan lokal, mengenakan masker di semua wilayah perkotaan, dan menerima fakta bahwa aturan pembatasan dapat berubah dengan cepat dan mengganggu rencana perjalanan mereka.

Chile menutup perbatasannya untuk perjalanan yang tidak penting pada bulan Maret ketika negara-negara di seluruh dunia melakukan hal yang sama untuk membendung penyebaran virus Corona lintas perbatasan.

Hanya warga negara Chile dan penduduk yang bisa masuk sejak itu. Chile sejauh ini melaporkan lebih dari setengah juta kasus COVID-19 dan hampir 15 ribu kematian.

Laporan memuncak pada bulan Juni, dengan lebih dari 6.000 kasus per hari, tetapi sejak itu menurun menjadi kurang dari 2.000 per hari – tingkat yang menurut La Tercera masih mengkhawatirkan beberapa ahli. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia-Chile
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Targets Eastern Europe Through Bulgaria
  • Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says
  • UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit
  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.