• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Bantah Dugaan AS Soal Kebocoran di Pembangkit Nuklir Taishan

by Redaksi Asiatoday
June 16, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China Bantah Dugaan AS Soal Kebocoran di Pembangkit Nuklir Taishan

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Taishan, China. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Pemerintah China membantah tuduhan Amerika Serikat (AS) terkait adanya kebocoran Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). China mengatakan tidak ada perubahan tingkat radiasi di PLTN itu.

“Tidak ada kelainan pada tingkat radiasi di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, keamanan terjamin,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, sebagaimana dilaporkan The Straits Times, Selasa (15/6/2021).

Sebelumnya, Pemerintah Amerika Serikat menduga ada kebocoran di PLTN yang terletak di Provinsi Guangdong yang padat penduduk itu. Dugaan muncul usai perusahaan Prancis, Framatome, memperingatkan ancaman radiologi.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Framatome mengungkapkan peningkatan ambang batas radiasi di luar standar Prancis. Salah satu sumber menuturkan pemerintahan AS di bawah kepresedinan Joe Biden meyakini dugaan kebocoran PLTN tersebut belum berada dalam level krisis.

Pejabat berwenang AS menganggap situasi PLTN saat ini tidak membahayakan keamanan para pekerja dan warga sekitar situs tersebut. Sejauh ini, sejumlah sumber menuturkan pemerintahan Biden telah berbicara dengan Prancis dan beberapa ahli energi terkait masalah dugaan kebocoran nuklir di PLTN China tersebut.

Sumber tersebut juga menuturkan pemerintah AS telah berkomunikasi dengan Beijing. Meski belum jelas sejauh mana kedua belah pihak mendiskusikan isu tersebut.

Pemerintah AS menolak mengungkapkan detail penyelidikan itu. Namun, saat dikonfirmasi para pejabat di NSC, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Energi, bersikeras AS akan menanganinya berdasarkan perjanjian kecelakaan nuklir bila terdapat risiko keamanan yang muncul terhadap masyarakat. (ATN)

Tags: Energi NuklirKebocoran Nuklir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.