• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Dituduh Berada di Balik Serangan Siber Terhadap Parlemen Norwegia

by Redaksi Asiatoday
July 20, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Transaksi Digital di Indonesia Jadi Incaran Pelaku Kejahatan Siber

Cyber crime. Doc

ASIATODAY.ID, OSLO – China dituduh berada dibalik serangan siber terhadap sistem email Parlemen Norwegia pada 10 Maret lalu.

Pemerintah Norwegia meminta pihak berwenang di China untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah tindakan serupa kembali terulang.

“Serangan siber pada bulan Maret membahayakan sistem email dari lembaga demokrasi terpenting kami. Kami akan selalu bereaksi terhadap jenis gangguan ini,” kata Menteri Luar Negeri Norwegia, Ine Eriksen Soereide.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Dikatakan, berdasarkan hasil investigasi oleh badan intelijen Norwegia, terungkap bahwa serangan itu dilakukan oleh aktor yang beroperasi dari China.

“Beberapa sekutu kami, Uni Eropa (UE) dan Microsoft juga telah mengkonfirmasi hal ini. Kami telah menyampaikan kepada China dalam pertemuan dengan Kedutaan Besar China hari ini bahwa ini tidak dapat diterima,” tegasnya.

“Kami mengharapkan otoritas China untuk berbuat lebih banyak. untuk mencegah aktivitas siber jahat yang berasal dari wilayah China,” sambung Soereide, sebagaimana dilaporkan Reuters pada Selasa (20/7/2021).

Pernyataan Norwegia sendiri adalah bagian dari tanggapan internasional yang terkoordinasi, bersama dengan Amerika Serikat (AS) dan koalisi sekutu. Di mana, mereka menuduh Kementerian Keamanan Negara China melakukan kampanye peretasan dunia maya global.

AS, NATO dan UE secara khusus menghubungkan kampanye itu dengan serangan terhadap Microsoft, yang diungkapkan awal tahun ini. Serangan itu memanfaatkan celah keamanan di perangkat lunak Exchange Microsoft Corp. (ATN)

Tags: ChinaCyber CrimeNorwegia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.