• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

China Tutup Impor Makanan Beku dari Negara Penderita Covid-19 Parah

by Redaksi Asiatoday
September 29, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
UNCTAD: Perdagangan Global Mulai Recovery, Namun Belum Merata

Aktivitas ekspor dan impor di pelabuhan China. Ist

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

ASIATODAY.ID, BEIJING – Otoritas Beijing, China, memerintahkan para importir untuk menghentikan impor makanan beku dari negara-negara dengan tingkat infeksi Covid-19 parah.
 
Kebijakan itu menyusul adanya temuan terhadap makanan laut impor yang terbukti positif mengandung Covid-19.
 
“Bea cukai dan pemerintah daerah telah berulang kali mendeteksi virus corona dalam makanan beku impor, membuktikannya berisiko terkontaminasi,” demikian pernyataan Biro Perdagangan Kota Beijing dikutip  dari CNN, Senin (28/9/2020).
 
Biro tersebut mendesak para importir agar memantau dengan cermat situasi pandemi di seluruh dunia dan “mengambil inisiatif untuk menghindari impor makanan beku dari daerah yang terkena pandemi parah”.
 
Perusahaan juga diinstruksikan supaya meningkatkan peringatan dan mekanisme pelaporan. Mereka diimbau agar segera memberitahukan pihak berwenang jika menemukan produk yang dinyatakan positif Covid-19.
 
Pada Juni, China menangguhkan impor unggas dari pabrik Tyson Foods di Amerika Serikat karena kekhawatiran tentang wabah virus corona di pabrik tersebut.
 
Bulan lalu, sekumpulan sayap ayam beku yang diimpor dari Brasil dinyatakan positif virus corona di kota Shenzhen, China selatan.
 
Selain itu, China juga memboikot produk ikan beku dari salah satu eksportir Indonesia.

Penemuan tersebut memicu peningkatan penyaringan makanan impor secara nasional dan peningkatan pengawasan produk yang berasal dari tempat-tempat dengan infeksi paling parah, salah satunya Brasil.
 
Menurut media pemerintah China, pada 7 September, China menangguhkan impor dari puluhan perusahaan makanan di setidaknya 19 negara dan wilayah yang pekerjanya terinfeksi virus.
 
Pekan lalu, Administrasi Umum Kepabeanan China mengumumkan “tindakan pencegahan darurat” terhadap sebuah perusahaan Norwegia setelah paket makanan laut beku dinyatakan positif terjangkit virus.
 
Kemudian pada Sabtu, pejabat bea cukai mengatakan sampel yang diambil dari kemasan luar produk akuatik Rusia yang diimpor di provinsi Shandong dinyatakan positif virus corona. Sementara pada Jumat, bea cukai China mengatakan kemasan sejumlah ikan beku dari Brasil juga dinyatakan positif virus.
 
Otoritas kesehatan termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sudah menyatakan kemungkinan penularan virus melalui makanan tergolong rendah. Tapi China berada dalam tingkat siaga tinggi untuk mencegah kemungkinan kontaminasi ulang.
 
Pada Senin, Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan tidak ada kasus baru virus corona yang ditularkan secara lokal dalam 24 jam terakhir dan tidak ada kematian baru terkait pandemi.
 
Berdasarkan data Johns Hopkins University, terdapat 90.483 kasus virus corona yang dikonfirmasi di China serta 4.739 kematian.
 
Sebagian besar kasus terdeteksi pada tahap awal pandemi dan sejak awal Maret, jumlah infeksi baru di bawah angka 500. (CNN)

Tags: Asia BusinessChinaWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.