• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Warning Amerika Tidak Melepaskan Rudal di Kawasan Asia Pasifik

by Redaksi Asiatoday
June 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Warning Amerika Tidak Melepaskan Rudal di Kawasan Asia Pasifik

Latihan tempur pasukan China di Laut China Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, BEIJING -China menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) agar tidak menyebarkan rudal-rudal jarak menengah ke kawasan Asia-Pasifik. Beijing bersumpah memberikan respons tegas jika hal itu dilakukan Washington.

Beijing juga memperingatkan sekutu-sekutu AS di Asia untuk tidak menerima senjata semacam itu.

“China menentang keras penempatan rudal jarak menengah oleh AS di wilayah Asia-Pasifik,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan China, Kolonel Wu Qian, dalam konferensi pers hari Rabu di Beijing.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Pentagon telah lama dilarang mengerahkan senjata seperti itu sebagai hasil dari perjanjian tahun 1987 dengan Rusia.

Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump menarik Amerika keluar dari perjanjian yang dikenal sebagai Pakta INF itu pada Agustus lalu.

Sejak keluar dari perjanjian tersebut, AS menuntut perjanjian baru dengan memasukkan China di dalamnya. Namun, Beijing sejauh ini menolak.

“Jika AS bersikeras pada penyebaran (rudal jarak menengah), itu akan menjadi provokasi di depan pintu China. China tidak akan pernah diam dan akan mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan,” kata Wu kepada wartawan, melansir Newsweek, Kamis (25/6/2020).

Peringatan terbaru Bejing muncul ketika Jepang, yang merupakan sekutu dekat AS, mempertimbangkan untuk membentuk kembali kebijakan pertahanannya sendiri di tengah ketegangan di kawasan itu.

Wu memperingatkan Tokyo untuk tidak menggunakan rudal jarak menengah atas perintah Washington.

“Pada saat yang sama, China berharap bahwa Jepang dan negara-negara lain yang terkait dapat bertindak hati-hati dengan gambaran besar perdamaian dan stabilitas regional dalam pikiran, dan seharusnya tidak memungkinkan AS untuk meluncurkan rudal jarak menengah di wilayah mereka, agar tidak jatuh korban dari strategi geopolitik Washington,” katanya. (ATN)

Tags: Amerika SerikatAsia PasifikChinaLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.