• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Daya Saing Indonesia Dibawah Singapura, Malaysia, Vietnam dan Thailand

by Redaksi Asiatoday
August 23, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Daya Saing Indonesia Dibawah Singapura, Malaysia, Vietnam dan Thailand

Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Daya saing Indonesia dipentas global dinilai belum mampu melewati negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Walau Indonesia mencetak pencapaian melalui perbaikan peringkat kredit hingga memiliki Unicorn yang mampu berkembang pesat, namun hal itu belum cukup diandalkan untuk mengangkat daya saing Indonesia.

“Harus kita akui, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, mereka punya daya saing lebih baik dari Indonesia,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Capital Market Summit & Expo 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Berdasarkan laporan lembaga riset CB Insights, Indonesia memiliki Unicorn atau Startup dengan valuasi di atas USD1 miliar, yakni Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak. Bahkan, memiliki decacorn, startup dengan valuasi lebih dari USD10 miliar, yakni Go-Jek.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

“Tapi itu tidak boleh membuat kita terlena,” kata dia.

Menurut Sri Mulyani, Indonesia perlu memperbaiki kualitas sumber daya manusia untuk mampu bersaing di kancah global. Dari sisi indeks pengetahuan, Indonesia masih berada di peringkat 61, kalah dengan Filipina dan Singapura.

“Mereka peringkatnya itu single digit. Jadi ini bukan ranking yang bagus, di mana tetangga bisa di atas,” imbuh dia.

Diperiode pemerintahan berikutnya, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus pemerintah. Beragam program pemerintah dan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diarahkan untuk peningkatan sumber daya manusia.

“Indonesia perlu memperbaiki Sumber Daya Manusia, itu dilakukan melalui pendidikan dan kesehatan. Juga jaring pengaman sosial, yakni fokus ke masyarakat yang paling rapuh, 20% terbawah yang dapat subsidi dan PKH (Program Keluarga Harapan),” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: AseanDaya Saing IndonesiaMenkeu Sri Mulyani
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.