• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Di Indonesia, Gubernur Bergelar Profesor Ditangkap KPK Karena Diduga Korupsi

by Redaksi Asiatoday
February 27, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Di Indonesia, Gubernur Bergelar Profesor Ditangkap KPK Karena Diduga Korupsi

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kejahatan korupsi di Indonesia kian tak mengenal gelar.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menangkap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah pada Jumat (26/2) malam. Sang gubernur ditangkap karena diduga korupsi.

Nurdin Abdullah merupakan gubernur pertama di Indonesia dengan gelar profesor di bidang pertanian. Nurdin juga diketahui sebagai Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, Makassar.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Nurdin juga diketahui sempat menekuni dunia pertanian dengan menempuh pendidikan magister dan doktoral di Kyushu University, Jepang. Di Universitas yang sama, ia pun menyelesaikan studi S3 Doktor of Agriculture.

Sebelum terjun ke dunia politik, pria kelahiran Pare-pare 7 Februari 1963 itu dikenal sebagai seorang akademisi yang sangat berintegritas dan sempat menempati beberapa jabatan struktural di universitas maupun perusahaan swasta.

Nurdin pernah menjabat sebagai Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, selama 10 tahun. Keahliannya di bidang pertanian menjadikan Nurdin sukses mendongkrak potensi Kabupaten Bantaeng.

Keberhasilan di Kabupaten Bantaeng membuatnya memiliki modal besar untuk masuk dalam bursa Pilgub Sulsel bersama Andi Sudirman Sulaiman.

Dengan dukungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDIP, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman sukses meraup suara terbanyak pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel), dan akhirnya terpilih sebagai Gubernur Sulawesi Selatan Periode 2018-2023.

Nurdin juga banyak meraih penghargaan. Pada 15 Agustus 2016, ia menerima anugerah Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama Bidang Koperasi dan UKM dari Presiden Indonesia Joko Widodo.

Tanda jasa ini dianugerahkan kepada 4 tokoh yang dinilai telah memberikan sumbangsih dalam bidang sosial kemanusiaan.

Nurdin bersama 5 orang lainnya ditangkap pada Jumat malam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka langsung di bawa ke Kuningan, Jakarta dan kini sedang menjalani pemeriksaan.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Nurdin. Jika tidak terbukti KPK wajib membersihkan nama baik Nurdin. (ATN)

Tags: Korupsi AsiaKorupsi IndonesiaKPKNurdin Abdullah
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.