• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Diplomat Corner

Diplomat AS: Reaksi China Berlebihan dan Irasional, Terkait Kunjungan Pelosi ke Taiwan

by Redaksi Asiatoday
August 11, 2022
in Diplomat Corner
Reading Time: 1 min read
A A
0
AS: Invasi Rusia ke Ukraina Mengancam Prinsip Demokrasi Global

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Sung Y. Kim. Dok Kedubes AS

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Sung Y. Kim menilai sikap China dalam merespon kunjungan DPR AS Nancy Nancy Pelosi ke Taiwan sangat berlebihan dan irasional.

“Kunjungan dari speaker Pelosi itu konsisten dengan kebijakan One China,” kata Kim dalam konferensi pers di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2022).

Menurut Kim, AS memiliki cabang-cabang pemerintahan yang berbeda. Sebagai Ketua DPR AS, kata Kim, Nancy Pelosi memiliki keputusannya sendiri yang terpisah dengan cabang pemerintahan lainnya di AS.

RelatedPosts

Ramadan in Kuwait Under the Shadow of the Iran-Israel War

Indonesian Embassy in Riyadh Issues 7 Urgent Directives for Citizens in Saudi Arabia

Russia Distances Itself as Indonesia Joins Board of Peace

Pemerintahan AS menginginkan adanya perdamaian, stabilitas dan juga kemakmuran di kawasan ini.

Kim berharap negara-negara individual seperti China bisa menahan diri dari tindakan-tindakan yang memprovokasi dan juga bisa menyebabkan instabilitas.

Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan beberapa waktu lalu telah memicu kemarahan China. Tidak cukup dengan protes diplomatik, China bahkan langsung menggelar operasi militer di Selat Taiwan.

China mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sehingga kunjungan Pelosi itu dianggap mengganggu kedaulatan China.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri China, Xie Feng mengatakan kunjungan Pelosi sebagai tindakan mengerikan. Bahkan, China melontarkan peringatan akan konsekuensi serius yang akan diterima AS atas kunjungan Pelosi tersebut.

“AS akan membayar harga untuk kesalahannya sendiri,” tulis kantor berita Xinhua.

Saat ini, China telah menghentikan latihan militer di sekitar Taiwan, namun Beijing belum selesai dengan misi mereka. (ATN)

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.