• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Diselundupkan ke Thailand, 2 Orangutan Indonesia Dipulangkan

by Redaksi Asiatoday
December 17, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Repatriasi Dua Orangutan Korban Perdagangan Satwa dari Thailand

Konservasi Orangutan. Ilustrasi Foto : Center for Orangutan Protection (COP)

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Dua Orangutan yang diselundupkan ke Thailand tiga tahun lalu dikembalikan ke Indonesia pada Kamis (17/12/2020). Mereka akan menjalani rehabilitasi sebelum dilepasliarkan ke alam liar.

Ung Aing dan Natalee merupakan Orangutan Sumatera berusia empat tahun. Keduanya dibawa dari pusat penyelamatan satwa liar di provinsi Ratchaburi ke bandara Bangkok, sebelum diterbangkan ke Indonesia di mana mereka awalnya akan tinggal di pusat rehabilitasi di Jambi.

Direktur di divisi Thailand untuk perlindungan fauna dan flora liar, Suraphong Chaweepak mengatakan, sebelum diterbangkan pasangan itu diberi makan pisang dan apel hijau, serta dinyatakan bebas dari covid-19 setelah menjalani tes. “Ini adalah pemulangan orangutan yang kelima ke Indonesia sejak 2006,” kata Prakit Vongsrivattanakul, seorang pejabat di Departemen Taman Nasional, Margasatwa dan Konservasi Tanaman Thailand di bandara.

RelatedPosts

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

Sebanyak 71 Orangutan kini telah direpatriasi ke Indonesia dari Thailand. Kedua satwa langka itu ditangkap di perbatasan Thailand-Malaysia pada 2017 dan setelah para penyelundup diadili, Thailand setuju untuk mengirim mereka kembali ke Indonesia.

Orangutan diburu secara ilegal dari hutan untuk dimakan, diambil bayinya untuk perdagangan hewan peliharaan domestik dan internasional, atau untuk obat tradisional. World Wildlife Fund memperkirakan hanya ada sekitar 100 ribu Orangutan Kalimantan yang tersisa di alam liar dan sekitar 7.500 orangutan Sumatera. Selain perburuan liar, populasinya menurun karena perusakan habitat akibat penebangan besar-besaran dan penggantian hutan dengan tanaman komersial seperti kelapa sawit. (ATN)

Tags: Konservasi Orang UtanKonservasi SatwaOrangutanSatwa Endemik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.