• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Duta Besar Inggris Ditangkap di Iran, Dituduh Provokasi Demonstran

by Redaksi Asiatoday
January 12, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Duta Besar Inggris Ditangkap di Iran, Dituduh Provokasi Demonstran

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Duta Besar Inggris untuk Iran Rob Macaire ditangkap saat aksi demonstrasi anti-pemerintah tengah berlangsung di Teheran, Sabtu (11/01/2020). Demonstrasi terjadi usai Pemerintah Iran mengaku tak sengaja menembak jatuh pesawat maskapai Ukraina pada Rabu lalu.

Macaire ditahan selama tiga jam oleh otoritas Iran. Inggris menyebut penahanan tersebut sebagai bentuk “pelanggaran terhadap hukum internasional.”

Dubes Inggris berada di Teheran untuk menghadiri acara mengenang korban tragedi pesawat maskapai Ukraine International Airlines (UIA). Acara mengenang korban tersebut berubah menjadi aksi protes massa pada malam hari.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Saat situasi mulai memanas, Macaire bertolak menuju Kedubes Inggris. Ia ditangkap polisi saat berhenti sejenak di sebuah toko pangkas rambut.

“Penangkapan duta besar kami di Teheran dilakukan tanpa dasar atau penjelasan,” sebut Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, melansir BBC, Minggu (12/01/2020).

“Pemerintah Iran berada dalam persimpangan. Mereka dapat meneruskan sikap saat ini hingga nantinya akan terus terisolasi, atau mengambil langkah untuk menurunkan ketegangan dan melakukan pendekatan diplomatik,” lanjutnya.

Surat kabar Etemad mengunggah foto Macaire di Twitter usai kantor berita Tasnim memberitakan penangkapannya. Media Iran menyebut Macaire ditahan atas tudingan menghasut pedemo untuk bergerak menentang pemerintah.

Sabtu 11 Januari, Iran mengaku tak sengaja menembak jatuh pesawat UIA dengan nomor penerbangan PS752. Iran menyebut penembakan tersebut merupakan “human error,” sebuah kesalahan yang dilakukan operator sistem misil.

Penembakan fatal yang berujung jatuhnya pesawat tersebut menewaskan total 176 penumpang beserta kru.

Jatuhnya pesawat UIA dengan nomor penerbangan PS752 terjadi di hari yang sama Iran meluncurkan belasan misil ke pangkalan militer AS di Irak. Belasan misil itu diluncurkan sebagai balasan atas kematian jenderal Qassem Soleimani.

Pengakuan Iran atas pesawat Ukraina disampaikan setelah Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei memerintahkan jajarannya untuk menginformasikan hasil investigasi “secara eksplisit dan jujur.” (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: IranKonflik Iran-AmerikaTeheranUkraina Airlines
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.