• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Ekologi Terancam, Limbah Tailing Freeport Indonesia Jadi Sorotan

by Redaksi Asiatoday
February 2, 2023
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Freeport Indonesia Bidik Penjualan Emas dan Tembaga Rp48,16 Triliun di Semester I/2021

Grasberg Papua mining area, PT Freeport Indonesia (PTFI). Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pencemaran limbah pasir tailing yang berasal dari PT Freeport Indonesia di Timika, Papua, jadi sorotan tajam.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mendesak agar masalah ini harus segera ditangani karena sudah menjadi persoalan serius.

“Esensinya ada beberapa wilayah di sekitar areal Freeport yang mengalami problem lingkungan akut dan hilangnya habitat hidup,” kata Dedi, melalui sambungan telepon di Purwakarta, Rabu.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Ia menyampaikan, kondisi itu terjadi akibat pencemaran sungai, pendangkalan, matinya seluruh sumber protein nabati dan hewani serta semakin hilangnya akses masyarakat untuk keluar. Sehingga berdampak terhadap mahalnya transportasi, dan juga terdapat ancaman penyakit serius.

Untuk itu, kata dia, Komisi IV DPR RI memastikan akan segera memanggil pihak terkait, mulai dari bupati setempat, DPRD, gubernur, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Freeport Indonesia.

Selain memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangannya, Dedi juga menjadwalkan akan melihat langsung lokasi yang menjadi sumber malapetaka persoalan limbah bagi masyarakat di Papua.

“Ini persoalan serius yang kita hadapi bersama-sama dan kita akan perjuangkan. Kita tidak mau negara mendapat pendapatan yang sangat tinggi dari Freeport sedangkan 6 ribu warga itu mengalami penderitaan,” kata Dedi Mulyadi.

Hal tersebut disampaikan Dedi dihadapan masyarakat Timika, Papua, yang menyampaikan protes atas kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh limbah tailing yang berasal dari PT Freeport Indonesia.

Koordinator Umum Komunitas Peduli Lingkungan Hidup LEPEMAWI, Adolfina Kuum, mengatakan kalau Freeport membuang lebih dari 300 ribu ton limbah tailing ke sungai setiap hari yang berdampak ke tiga distrik, yakni Agimuga, Jit dan Manasari.

Akibatnya sungai tercemar, krisis air, ikan dan sumber makanan lain mati, hingga penyakit kulit menular dan mematikan.

“Ada 6.484 warga (data tahun 2020) di 23 kampung di 3 distrik yang terdampak,” ujar Adolfina. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Freeport IndonesiaKrisis EkologiLimbah Tailing
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.