• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekonomi Indonesia, Singapura, AS, Korsel dan China Pulih ke Level Sebelum Pandemi

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Imbas Covid-19, Ekonomi Jakarta Rontok 40 Persen

Pusat Ekonomi Indonesia, DKI Jakarta. Foto : rivaldi_penzol

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia masuk jajaran negara yang ekonominya telah pulih kembali ke level sebelum pandemi Covid-19.

Selain Indonesia, empat negara yang ekonominya juga telah kembali ke level pra pandemi diantaranya Singapura, Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel) dan China.

“Perekonomian Indonesia tercatat menjadi salah satu yang sudah pulih di 2021,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu dalam Taklimat Media, Jumat (10//2/2022).

RelatedPosts

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Febrio mengatakan, predikat ini diperoleh Indonesia dengan didukung oleh kebijakan pengendalian pandemi. Selain itu, pengendalian pandemi juga diikuti oleh pertumbuhan ekonomi yang berkualitas disertai penerapan kebijakan ekonomi yang efektif.

Di lain pihak, masih banyak negara yang belum mampu keluar dari jebakan pandemic seperti Filipina, Meksiko, Italia, Jerman dan Prancis.

Febrio menambahkan, melihat dari masa-masa krisis pada tahun sebelumnya, kebangkitan ekonomi memakan waktu tiga hingga empat tahun. Namun untuk pandemi Covid-19, Indonesia hanya butuh 1,5 tahun untuk perlahan bangkit.

“Pada krisis 1998, Indonesia butuh 3 hingga 4 tahun untuk keluar dari krisis. Pandemi Covid-19 kita butuh 1,5 tahun dimana pada 2021 sudah terlihat pemulihan,” jelasnya. (ATN)

Tags: Pertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.