• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekonomi Jepang Menukik Tajam di Bulan April

by Redaksi Asiatoday
June 7, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi Perhotelan di Asia Capai Rp63,9 Triliun

Tokyo City, Japan. Doc

ASIATODAY.ID, TOKYO – Pemerintah Jepang mengatakan, sepanjang bulan April 2020, perekonomian negeri itu mengalami perlambatan. Sinyal ini muncul dengan indeks kondisi bisnis turun ke level terendah sejak pencatatan.

Kantor kabinet mengungkapkan indeks kepercayaan bisnis Jepang untuk April turun 7,3 poin dari Maret menjadi 81,5.

Angka pemerintah menunjukkan bahwa penurunan tersebut menandai penurunan paling tajam sejak Januari 1985. Angka tersebut mundur selama tiga bulan berturut-turut, menyusul penurunan 4,9 persen yang dicatat pada Maret.

RelatedPosts

Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Dengan menggunakan terminologi untuk menggambarkan evaluasi penilaian ekonomi yang terendah selama sembilan bulan berturut-turut, ekonomi terbesar ketiga di dunia itu berada dalam fase memburuk.

Indeks dipengaruhi oleh penurunan tajam dalam pengiriman barang-barang konsumen tahan lama, seperti mobil dan sepeda motor. Seorang pejabat itu mengatakan permintaan merosot untuk produk baja juga sangat membebani indeks.

“Saya percaya produsen tertinggal dalam pengadaan suku cadang untuk digunakan untuk produk mereka karena rantai pasokan terganggu karena pandemi, dan pabrik-pabrik terpaksa menunda operasi mereka, yang menyebabkan efek negatif,” kata pejabat itu, dilansir dari Xinhua, Minggu (7/6/2020).

Indeks utama kondisi bisnis, yang memperkirakan situasi ekonomi nasional dalam beberapa bulan mendatang, juga menandai penurunan rekor untuk bulan kedua secara berturut-turut.

“Itu jatuh 8,9 poin menjadi 76,2 pada bulan pelaporan,” kata kantor kabinet Jepang. (ATN)

Tags: JepangPertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.