• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, July 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekonomi Recovery, Indeks Manufaktur Asia Perlahan Mulai Bangkit

by Redaksi Asiatoday
August 4, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Fokus Pacu Investasi Sektor Manufaktur

Industri manufaktur Indonesia. dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur sejumlah negara di Asia perlahan mulai menunjukkan kebangkitan pada Juli 2020, meski beberapa negara tercatat masih berada di bawah 50 yang menunjukkan angka kontraksi.

Berdasarkan data survei PMI yang dirilis IHS Markit, kondisi manufaktur Indonesia memburuk dengan laju lebih lambat pada Juli, karena sektor ini bergerak lebih jauh menuju stabilisasi. PMI Indonesia naik dari 39,1 menjadi 46,9 pada Juli, angka tertinggi sejak Februari.

“Data PMI menunjukkan penurunan di seluruh sektor manufaktur Indonesia selama Juli bayak berkurang, menambah harapan bahwa dampak terburuk pandemi dirasakan pada triwulan kedua,” kata Kepala Ekonom IHS Markit Bernard Aw dalam keterangan pers, Senin (3/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s Cocoa Rise Reshapes Asia’s Chocolate Supply Chain

China Pharma Giant Sino Biopharmaceutical Expands into Indonesia

Hinduja Group Eyes Indonesia Expansion

Di negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, PMI juga naik dari 43,5 menjadi 45,9 pada Juli, angka tertinggi sejak Maret. Di Korea Selatan PMI naik menjadi 46,9 pada Juli dari bulan sebelumnya 43,4 dan Jepang naik menjadi 45,2 dari 40,1.

PMI China naik 52,8 dari sebelumnya 51,2 menandai berlanjutnya pemulihan permintaan dan penawaran pada manufaktur.

IHS Markit mencatat, pada Juli output dan permintaan manufaktur di China pulih lebih cepat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya seiring pandemi yang di bawah kontrol.

“PMI yang berada di anga 52,8 pada Juli menandakan sektor manufaktur China berlanjut untuk ekspansi di tengah pemulihan ekonomi,” kata Wang Zhe, China General Manufakturing PMI data.

Sementara itu, PMI Malaysia mengalami penurunan menjadi 50 dari sebelumnya 51 pada Juni. Demikian pula dengan Vietnam yang mundur dari 47,6 dari sebelumnya 51,1 pada Juni. (ATN)

Tags: IHS MarkitIndeks ManufakturIndustri ManufakturManufakturManufaktur Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Cocoa Rise Reshapes Asia’s Chocolate Supply Chain
  • Bangladesh President Resigns Amid Political Transition
  • Danantara Builds US$10.4 Billion Investment Powerhouse
  • Asia-Pacific Nations Unite to Shape the Future of Responsible AI
  • Baubau’s Korean Village: Where Hangeul Preserves an Indigenous Language
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.