• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Elon Musk Akuisisi Twitter Senilai Rp683 Triliun, Akun Donald Trump Segera Aktif?

by Redaksi Asiatoday
October 28, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Elon Musk: Tesla Akan Ditutup Jika Mata-matai China

CEO Tesla,  Elon Musk. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – CEO Tesla Elon Musk resmi menyelesaikan proses akuisisi Twitter Inc. senilai US$44 miliar atau setara Rp683 triliun setelah proses yang memicu polemik selama berbulan-bulan.

Laporan Bloomberg pada Jumat (28/10/2022), pemegang saham publik Twitter akan menerima pembayaran senilai US$54,2 per saham sesuai kesepakatan. Dengan ini, Twitter resmi delisting dari bursa saham AS.

Setelah mengambil kendali Twitter, Elon langsung merombak jajaran pimpinan media sosial ini. Dia mencopot Chief Executive Officer Twitter Parag Agrawal; Head of Legal Vijaya Gadde, Chief Financial Officer Ned Segal,dan penasihat umum Twitter Sean Edgett.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Penyelesaian akuisisi ini menutup kisah panjang proses akuisisi yang penuh dengan drama. Elon Musk mulai mengakumulasi saham Twitter sejak Januari. Pada Maret, dia mengungkapkan rencana akuisisi dan telah mencapai kesepakatan harga dengan Twitter. Namun, Elon kemudian secara sepihak memutuskan membatalkan akuisisi. Elon Musk menuduh Twitter tidak jujur mengenai jumlah pengguna bot dan akun palsu di platform media sosial tersebut. Pembatalan ini berujung pada tuntutan hukum Twitter kepada Elon.

Awalnya sidang perdana akan dilangsungkan pada Jumat (28/10/2022) namun pada 4 Oktober, Elon kembali berubah pikiran dan sepakat untuk melanjutkan kesepakatan.

Kendali Elon Musk atas twitter akan berdampak langsung terhadap operasional twitter karena banyak idenya tentang bagaimana mengubah perusahaan bertentangan dengan cara yang telah dijalankan Twitter selama bertahun-tahun.

Elon Musk mengatakan dia ingin memastikan kebebasan berbicara di jejaring sosial, yang kemungkinan berarti standar moderasi konten yang lebih longgar, dan berencana untuk memulihkan beberapa akun profil tinggi yang di-ban karena melanggar aturan, termasuk mantan Presiden AS Donald milik Trump.

Secara lebih luas, inisiatif Elon Musk mengancam membatalkan upaya Twitter selama bertahun-tahun untuk mengurangi intimidasi dan penyalahgunaan di platform. (ATN)

Tags: Elon MuskTwitter
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.