ASIATODAY.ID, JAKARTA – Emirates SkyCargo semakin memperkuat kemampuannya dalam menangani
obat dan vaksin yang sensitif terhadap suhu di Dubai dengan memperluas ruang pendingin otomatis dengan 94 rak palet di fasilitas khusus kargo farmasi bersertifikasi EU GDP di Bandara Internasional Dubai.
Ruang pendingin yang diperluas tersebut akan memberikan ruang tambahan sebesar 2,600 meter persegi yang dikontrol dengan suhu tertentu (2-25 derajat Celsius) untuk penyimpanan dan penanganan vaksin dan obat-obatan lainnya.
Perluasan ini semakin memperkuat posisi SkyCargo sebagai pemimpin industri untuk transportasi kargo udara untuk obat-obatan dan komitmennya untuk menyediakan kapasitas tambahan di hub Dubai dengan memenuhi permintaan transportasi vaksin COVID-19 yang terus meningkat.
Perluasan baru ini dapat menampung sekitar 60-90 juta dosis vaksin COVID-19 pada waktu yang bersamaan.
Transportasi vaksin COVID-19
Emirates SkyCargo terus memainkan peran penting dalam distribusi vaksin COVID-19 secara global. Hingga saat ini, Emirates SkyCargo telah mengirimkan lebih dari 4 juta dosis vaksin COVID-19 ke Indonesia dan 75 juta dosis vaksin COVID-19 yang diangkut dalam 250+ penerbangan ke lebih dari 60 tujuan sejak akhir 2020.
“Emirates SkyCargo dengan bangga telah menerbangkan lebih dari 350 ton vaksin COVID-19 ke seluruh dunia untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Namun, kami selalu melihat ke depan dan sudah mengantisipasi bahwa akan ada peningkatan permintaan untuk mengangkut vaksin ke negara-negara berkembang selama paruh kedua tahun ini. Saat ini, kami melihat peningkatan pengangkutan volume vaksin COVID-19 selama beberapa minggu terakhir sejalan dengan peningkatan produksi. Kami berharap dapat mencapai target kami, yaitu mengangkut 100 juta
dosis sebelum akhir bulan ini,” kata Nabil Sultan, Wakil Presiden Senior Divisi Emirates, Kargo melalui keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).
“Enam bulan terakhir telah menjadi pengalaman pembelajaran yang berharga bagi Emirates SkyCargo
dan juga bagi produsen farmasi dan mitra logistik kami. Kami telah menerapkan pembelajaran ini untuk membuat proses transportasi vaksin lebih cepat dan efisien untuk mendukung fase berikut dari transportasi vaksin COVID-19 dan produk farmasi lainnya yang sensitif terhadap suhu di masa depan,” kata Sultan.
Emirates SkyCargo adalah salah satu maskapai kargo udara pertama yang melakukan persiapan ekstensif pada tahap awal pandemi untuk pengangkutan vaksin COVID-19.
Pada Oktober 2020, Emirates SkyCargo mengumumkan pendirian hub sisi udara bersertifikat GDP khusus di Dubai untuk
pendistribusian vaksin COVID-19. Emirates SkyCargo juga memiliki lebih dari 20,000 meter persegi infrastruktur rantai dingin bersertifikasi EU GDP untuk menyimpan dan menjaga vaksin COVID-19 di Dubai.
Emirates SkyCargo juga memiliki lebih dari 50 kereta dorong dengan pendingin untuk obat-obatan di hub yang melindungi kargo farmasi yang sensitif terhadap suhu seperti vaksin selama transit antara pesawat dan terminal kargo.
Pada Januari 2021, Emirates SkyCargo bekerja sama dengan DP World, International Humanitarian City, dan Bandara Dubai untuk membentuk Aliansi Logistik Vaksin Dubai yang bertujuan untuk mengangkut vaksin COVID-19 ke negara-negara berkembang melalui Dubai dengan cepat.
Pada Februari 2021, Emirates SkyCargo menandatangani MoU dengan UNICEF untuk mempercepat pendistribusian vaksin COVID-19 di bawah inisiatif COVAX.
Selain vaksin COVID-19, Emirates SkyCargo telah mengangkut ribuan ton komoditas penting lainnya seperti APD, obat-obatan, dan persediaan medis terkait dalam penerbangannya. Emirates SkyCargo juga telah membangun jembatan udara kemanusiaan untuk mengangkut barang-barang bantuan
COVID-19 yang mendesak ke India.
Dengan inisiatif ini, Emirates SkyCargo menawarkan kapasitas kargo secara gratis kepada LSM untuk mengirimkan barang bantuan pada semua penerbangan dari Dubai ke sembilan kota di India. (AT Network)
