• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Fadli Zon: Indonesia Jangan Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Covid-19

by Redaksi Asiatoday
October 22, 2020
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
BKSAP Minta WTO Jamin Sistem Ketersediaan Vaksin Covid-19 Secara Global

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Anggota DPR RI dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengkritisi calon vaksin Covid-19 yang sedang menjalani uji klinis di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Fadli khawatir, Indonesia dijadikan sebagai kelinci percobaan vaksin yang hingga kini belum jelas keampuhannya dan belum disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Vaksin adalah bisnis besar. Oleh karena itu, jangan sampai rakyat Indonesia jadi kelinci percobaan dari calon vaksin Covid-19 yang belum jelas status dan keampuhannya,” tulis Fadli Zon lewat akun Twitternya yang dimonitor Kamis (22/10/2020).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Fadli Zon pun mengingatkan agar pemerintah lebih berhati-hati untuk menimbang vaksin yang cocok bagi rakyat Indonesia.

Hingga kini belum ada vaksin Covid-19 yang diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) termasuk obat.

Industri farmasi masih terus berupaya menguji coba sejumlah calon obat untuk menyembuhkan infeksi Covid-19. Jika pun ada obat yang digunakan pasien Covid-19, adalah obat yang tidak secara khusus untuk membunuh Virus Corona.

Seperti diketahui, untuk kebutuhan vaksinasi Covid-19, Pemerintah Indonesia memasok vaksin dari China kerja sama antara Sinovac dengan Unpad untuk mengatasi permasalahan Covid-19 dalam jangka pendek. Saat ini, vaksin tersebut dalam uji coba klinis tahap III di Bandung, Jawa Barat.

Selain Sinovac, pemerintah juga bekerja sama dengan Sinopharm, dan dari Cansino.

Ketiga produsen tersebut telah melakukan uji klinis fase III di beberapa negara, terutama di China, Kanada, Arab Saudi, Turki, dan Brasil.

Kemudian, untuk jangka menengah dan panjang, sejumlah institusi seperti ITB, UI, Eijkman, LIPI dalam proses pembuatan vaksin Merah Putih.

Brasil Batalkan Pembelian Vaksin China

Sementara itu, Presiden Brasil Jair Bolsonaro menegaskan pemerintahnya tidak akan membeli vaksin Covid-19 buatan China, sehari setelah menteri kesehatannya mengatakan vaksin itu akan ditambahkan ke program imunisasi.

“Kami tidak akan membeli vaksin China.” kata Bolsonaro dilansir dari BBC.

Presiden mengatakan vaksin tersebut belum menyelesaikan uji coba. Brasil telah menjadi salah satu negara yang paling parah terkena dampak virus corona.

Hampir 5,3 juta kasus yang dikonfirmasi, tertinggi ketiga di dunia setelah AS dan India dan nomor dua setelah AS dalam kasus kematian, dengan hampir 155.000 meninggal sejauh ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Pada hari Selasa, Menteri Kesehatan Eduardo Pazuello mengatakan pemerintah federal telah mencapai kesepakatan dengan negara bagian São Paulo untuk membeli 46 juta dosis vaksin CoronaVac, yang sedang diuji oleh pusat penelitian Institut Butantan di negara bagian itu.

Vaksin  yang akan diproduksi oleh Butantan itu, masih harus mendapat persetujuan dari regulator kesehatan untuk digunakan di masyarakat.

Gubernur São Paulo João Doria mengatakan program imunisasi dapat dimulai segera pada Januari 2021, menjadikannya salah satu upaya pertama di dunia untuk memerangi pandemi.

Tetapi pada hari Rabu, Presiden Bolsonaro  mengatakan di Twitter bahwa vaksin apa pun harus disetujui oleh regulator kesehatan dan keefektifannya diverifikasi oleh kementerian kesehatan sebelum tersedia.

“Orang Brasil tidak akan menjadi kelinci percobaan siapa pun,” tegasnya. (ATN)

Tags: Fadli Zon LibraryVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.