• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Gandeng Google, Singapura Siap Jadi Pusat E-Commerce di Asia

by Redaksi Asiatoday
July 3, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Totalitas Singapura dalam Menghadapi Wabah Corona

Negeri Singapura. istimewa

ASIATIDAY.ID, SINGAPURA – Singapura mengusung visi besar untuk menjadi pusat e-commerce terkemuka di Asia, kendati akan menghadapi tantangan.

Saat pandemi membentuk kembali perilaku konsumen di seluruh dunia, semakin banyak orang di kawasan ini yang berbelanja daring dan ekonomi digital Asia Tenggara mengalami pertumbuhan yang signifikan.

“E-commerce di Asia Tenggara tumbuh cepat. Namun yang membedakan Singapura adalah kebijakan dan inisiatifnya yang membantu menumbuhkan lingkungan bagi industri digital dan ekonomi digital untuk berkembang,” kata Country Director Google Singapore Ben King, sebagaimana dilaporkan CNBC International, Sabtu (3/7/2021).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

King mengungkapkan, Singapura akan menghadapi kekurangan keterampilan untuk talenta digital dan itu sangat penting terkait ambisinya menjadi pemain e-commerce global.

Untuk menjawab masalah ini, Pemerintah Singapura telah menjalin kemitraan dengan Google di bawah inisiatif Skills Ignition SG, untuk memberikan pelatihan pekerjaan bagi mereka yang mencari karir digital.

“Satu tantangan yang kami lihat dalam mewujudkan visi Singapura yang benar-benar menjadi pusat e-commerce regional yang jauh lebih bermakna dan jauh lebih maju adalah pengembangan bakat,” kata King.

“Masalah yang kami lihat belum tentu pekerjaan dan itu ialah keterampilan. Ada kebutuhan mendesak untuk membantu tenaga kerja membangun keterampilan digital untuk mengambil pekerjaan ini,” tambahnya.

Google juga fokus membantu melatih kembali orang-orang yang terkena dampak pandemi.

“Yang benar-benar kami rancang program itu adalah memenuhi kebutuhan covid secara real time. Ini benar-benar diarahkan untuk membawa orang-orang yang kehilangan pekerjaan, memberikan kesempatan bagi mereka untuk berlatih selama enam atau sembilan bulan,” kata King.

“Apa yang kami coba lakukan adalah mengembangkan keterampilan yang kami pikir akan menjadi sangat penting untuk pengembangan dan evolusi e-commerce di seluruh wilayah,” tandasnya. (ATN)

Tags: Asia DigitalE-commerceGoogleSingapura
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.