• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Garda Revolusi Iran Gempur Dua Pangkalan Militer Amerika di Irak

by Redaksi Asiatoday
January 8, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Garda Revolusi Iran Gempur Dua Pangkalan Militer Amerika di Irak

ASIATODAY.ID, BAGHDAD – Hanya beberapa jam setelah pemakaman Jenderal Qassem Soleimani, Iran langsung menggempur dua pangkalan militer Amerika Serikat, di Irak pada Rabu (08/01/2020) dini hari.

“Teheran menembakkan lebih dari 12 rudal balistik dari wilayah Iran terhadap dua pangkalan militer di Irak yang menampung personil pasukan koalisi AS,” ungkap pernyataan militer AS mengonfirmasi serangan Iran tersebut.

Garda Revolusi Iran mengonfirmasi mereka menembakkan sejumlah roket sebagai pembalasan atas pembunuhan Soleimani pekan lalu.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Kami bekerja pada penilaian kerusakan pertempuran awal,” kata juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman yang menambahkan pangkalan yang ditargetkan adalah pangkalan udara al-Asad dan pangkalan di Erbil, Irak.

“Presiden AS Donald Trump telah mendapat laporan tentang serangan itu dan memantau situasi,” ujar juru bicara Gedung Putih Stephanie Grisham.

Grisham menambahkan, “Kami mengetahui laporan serangan pada fasilitas AS di Irak. Presiden telah diberitahu dan memantau situasi dari dekat dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasionalnya.”

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyatakan Washington harus mengantisipasi pembalasan dari Iran atas pembunuhan terhadap komandan Pasukan Quds tersebut.

“Saya pikir kita harus memperkirakan bahwa mereka akan membalas dengan beberapa cara dan bentuk,” ujar Esper saat konferensi pers di Pentagon.

Esper menyatakan pembalasan itu dapat melalui kelompok aliansi Iran atau kaki tangannya. “Kami bersiap untuk setiap kemungkinan. Dan kemudian kami akan merespon dengan tepat pada apapun yang mereka lakukan,” terangnya dilansir Reuters.

Bursa saham di Asia merosot tajam seiring kabar serangan roket itu. Surga investor termasuk yen Jepang dan emas menguat. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Amerika SerikatIrakIranKonflik Iran-Amerika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.