• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Gelombang Aksi Solidaritas atas Kematian George Floyd Meluas ke Eropa

by Redaksi Asiatoday
June 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gelombang Aksi Solidaritas atas Kematian George Floyd Meluas ke Eropa

Aksi Solidaritas atas Kematian George Floyd. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Gelombang aksi solidaritas atas kematian George Floyd meluas hingga di Eropa.

Ribuan orang di London dan Berlin turun ke jalan untuk menentang kematian pria kulit hitam George Floyd.

Melansir Aljazeera.com, dengan meneriakan “tidak ada keadilan, tidak ada kedamaian”, dan melambaikan plakat dengan kata-kata “Berapa banyak lagi?” di Trafalgar Square, para pengunjuk rasa mengabaikan aturan pemerintah Inggris.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Pemerintah melarang orang berkerumun karena masih adanya penyebaran pandemi virus corona dan polisi tidak mampu menghentikan aksi mereka.

Demonstran kemudian berbaris ke kedutaan AS dan di sana mereka berhadapan barisan panjang petugas yang mengelilingi gedung itu. Ratusan orang duduk di jalan dan turut melambaikan plakat.

Ratusan massa juga menggelar unjuk rasa di luar kedutaan besar AS di Berlin. Mereka mengangkat poster bertuliskan “Keadilan untuk George Floyd”, “Berhenti membunuh kami” dan “Siapa selanjutnya”.

Aksi protes yang mendukung demonstran AS juga terjadi di Manchester di barat laut Inggris seperti dilaporkan Aljazeera.com, Senin (1/6/2020).

Salah satu nyanyian yang populer adalah ‘no justice, no peace’, yang bukan nyanyian baru di Inggris. Aksi itu mirip dengan demonstrasi yang menyebabkan kerusuhan di London pada 2011 yang dipicu oleh kematian seorang pria kulit hitam bernama Mark Duggan saat operasi polisi.

“Ini mengingatkan orang akan masalah ketidakpuasan di kalangan populasi kulit hitam dan juga mengingatkan tentang kematian pria kulit hitam dalam tahanan polisi selama beberapa dekade terakhir,” ujar koresponden Aljazeera.

Kematian Floyd setelah penangkapannya di Minneapolis, Minnesota, pada hari Senin telah memicu gelombang protes di AS. Banyak tokoh dijarah dan mobil dibakar sebagai bentuk kemarahan massa.

Demonstrasi menentang rasisme dan kebrutalan polisi hari ini masih menyebar ke banyak kota di seluruh AS ketika orang-orang di banyak bagian negara itu menentang jam malam untuk memprotes pembunuhan Floyd.

Adapun, Sejumlah kota di AS menerapkan jam malam menyusul meluasnya skala aksi protes terkait kematian George Floyd.

Demonstrasi di berbagai tempat di AS, yang awalnya berlangsung damai, berubah rusuh dan banyak kendaraan serta bangunan dibakar, Sabtu (30/5/2020) waktu setempat. Polisi anti huru hara juga sudah menembakkan gas air mata dan peluru karet.

Melansir BBC Minggu (31/5/2020), aksi protes besar-besaran terjadi di setidaknya 30 kota di seluruh AS. Los Angeles, California adalah salah satu yang mengalami situasi paling buruk. (ATN)

Tags: Amerika SerikatDemonstrasi Amerika SerikatEropaGeorge Floyd
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.