• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Greenland Tidak Dijual, Trump Tunda Bertemu PM Denmark

by Redaksi Asiatoday
August 21, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Greenland Tidak Dijual, Trump Tunda Bertemu PM Denmark

Pulau Greenland. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS)Donald Trump mengumumkan bahwa ia menunda pertemuan yang direncanakan dengan Perdana Menteri Denmark. Penundaan dikabarkan karena Denmark tidak berminat untuk menjual Pulau Greenland ke Trump.

“Berdasarkan komentar Perdana Menteri Mette Frederiksen, bahwa dia tidak akan tertarik untuk membahas pembelian Greenland, saya akan menunda pertemuan kami yang dijadwalkan dalam dua minggu untuk waktu lain,” tulis Trump dalam Twitter, seperti dikutip AFP, Rabu (21/8/2019).

“Perdana Menteri dapat menghemat banyak biaya dan upaya untuk Amerika Serikat dan Denmark dengan menjadi begitu langsung. Saya berterima kasih padanya untuk itu dan berharap untuk menjadwal ulang suatu saat nanti!” tulis Presiden AS itu.

RelatedPosts

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements

Indonesia’s Film Industry Trapped as a Foreign Content Market Amid Korean and Chinese Drama Surge

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan bahwa Trump telah menyatakan minatnya pada bagian pemerintahan mandiri dari Denmark, meminta para penasihat apakah mungkin bagi AS untuk memperoleh wilayah Greenland.

Trump mengonfirmasi pada Minggu bahwa dia memang tertarik untuk membeli Greenland, tetapi mengatakan itu bukan prioritas untuk pemerintahannya. “Itu adalah sesuatu yang kami bicarakan,” katanya kepada wartawan.

“Konsepnya muncul dan saya katakan dengan pasti, secara strategis itu menarik dan kami akan tertarik, tetapi kami akan berbicara sedikit dengan Denmark,” katanya.

Ketika ditanya apakah dia akan mempertimbangkan untuk memperdagangkan wilayah AS untuk Greenland, Trump menjawab bahwa “banyak hal dapat dilakukan.”

“Pada dasarnya, ini adalah kesepakatan real estat yang besar,” imbuh Trump.

Denmark menjajah pulau 772.000 mil persegi (dua juta kilometer persegi) di abad ke-18. Ini adalah rumah bagi hanya sekitar 57.000 orang, yang sebagian besar milik komunitas adat Inuit.

Kementerian Luar Negeri Greenland, Jumat, bersikeras pulau itu siap untuk melakukan bisnis, tetapi tidak untuk dijual. “#Greenland kaya akan sumber daya berharga seperti mineral, air dan es paling murni, stok ikan, makanan laut, energi terbarukan dan merupakan perbatasan baru untuk wisata petualangan,” bunyi tweet Kemenlu Greenland itu.

“Kami terbuka untuk bisnis, bukan untuk dijual,” tambahnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Donald TrumpDonald Trump JrDonald Trump ResidenceGreenlandTrump Residence
No Result
View All Result

Terbaru

  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.