• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

IATA : Virus Corona Bebani Penerbangan Internasional USD29 Miliar 

by Redaksi Asiatoday
February 24, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Darurat Wabah Corona, Maskapai di Dunia Hentikan Penerbangan ke China

Bandara Udara Internasional Beijing, China. ist

ASITODAY.ID, JAKARTA – Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memproyeksikan, permintaan perjalanan udara secara internasional akan menurun untuk pertama kalinya sejak 2009 akibat wabah virus corona (Covid-19).

Penghentian sementara perjalanan dinas dari perusahaan dan keseluruhan permintaan untuk penerbangan, terjadi setelah isu virus corona menjalar dengan cepat diseluruh dunia.

Akibatnya, operator penerbangan pun menunda layanan atau secara drastis mengurangi layanan penerbangan dari dan menuju China.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Dampak virus corona pada permintaan akan membebani maskapai penerbangan secara global lebih dari USD29 miliar yang sebagian besar beroperasi di kawasan Asia-Pasifik, menurut estimasi IATA.

Maskapai penerbangan China sendiri akan kehilangan pendapatan USD12,8 miliar karena wabah tersebut. IATA memperkirakan pertumbuhan permintaan pada tahun 2020 sebesar 4,1 persen direvisi menjadi kontraksi 0,6 persen.

Prediksi itu berdasarkan asumsi bahwa virus sebagian besar masih terkonsentrasi di China, tetapi IATA memperingatkan dampaknya bisa lebih besar jika menyebar ke pasar lain di wilayah tersebut seperti dilansir CNBC, Jumat (21/2/2020).

Organisasi itu memperkirakan tren penurunan permintaan membentuk kurva “V” atau sama seperti yang terjadi selama wabah SARS pada 2003 yang ditandai dengan penurunan enam bulan dan pemulihan yang sama cepatnya.

“Ini adalah masa yang menantang bagi industri transportasi udara global. Menghentikan penyebaran virus adalah prioritas utama. Maskapai mengikuti panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  dan otoritas kesehatan publik lainnya untuk menjaga keselamatan penumpang, dunia terhubung, dan virus menyebar, ”kata CEO IATA, Alexandre de Juniac dalam rilisnya.

Sementara itu, situs IATA, www.iata.org melaporkan dalam skenario yang sama, operator di luar Asia-Pasifik diperkirakan menanggung kerugian pendapatan sebesar USD1,5 miliar dengan asumsi hilangnya permintaan terbatas pada pasar yang terhubung dengan China.

Kondisi tersebut, menurut situs itu, akan membawa total pendapatan global yang hilang menjadi USD29,3 miliar.

Sebagai catatan, pendapatan penumpang 5 persen lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan IATA pada bulan Desember tahun lalu. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Asia PasifikCorona AsiaCOVID-19IATAVirus Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.