• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ikuti WHO, Pemerintah Indonesia Siap Gelar Tes Kesehatan Massal Coronavirus

by Redaksi Asiatoday
March 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bertambah Setiap Hari, Pasien Coronavirus di Indonesia Jadi 117 Orang

Achmad Yurianto. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk melakukan tes kesehatan massal guna membendung pandemi global wabah coronavirus (Covid-19).

Langkah ini sejalan dengan instruksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agar seluruh negara di dunia memperbanyak tes massal guna mencegah penyebaran wabah mematikan itu.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan pemeriksaan massal dilakukan terhadap warga yang berkontak langsung dengan pasien positif Corona.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

“Sebagai upaya nyata untuk mengurangi kasus positif di tengah masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan, pemerintah akan melaksanakan pemeriksaan secara massal. Pemeriksaan massal ini dianalogikan pada orang yang memiliki peluang untuk kontak dengan kasus positif,” jelas Yuri di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Yuri memastikan pemerintah telah mengantongi data warga yang berisiko tertular karena pernah kontak dengan pasien positif Corona. Jumlahnya mencapai 600 ribu orang.

“Hasil hitungan kita, population at risk, kelompok jumlah orang yang berisiko adalah pada kisaran angka 600 ribu sampai 700 ribu,” jelas Yuri.

Menurut Yuri, pemerintah telah menyiapkan sekitar 1 juta kit untuk pemeriksaan secara massal di dalam kaitan dengan mengidentifikasi kasus positif yang ada di masyarakat.

Pemerintah juga telah memperbarui data kasus virus Corona skala nasional. Data terbaru menunjukkan ada penambahan hingga lebih dari 350 kasus.

“Total kasus saat ini 369 orang,” jelas Yuri.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan kepada seluruh negara untuk memperbanyak tes virus corona covid-19 terhadap warga masing-masing. Langkah ini penting mengingat pandemi global wabah corona ini tidak dapat dihadapi dengan “mata tertutup.”

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyayangkan adanya sejumlah negara yang tidak menjadikan tes corona sebagai salah satu prioritas utama.

“Kami tidak melihat adanya lonjakan signifikan dalam hal tes, isolasi, dan pelacakan kontak. Padahal ketiga hal tersebut merupakan tulang punggung dari respons dalam menghadapi wabah covid-19 ini,” ujar Tedros, melansir Guardian, Selasa (17/3/2020).

Menurut Tedros, cara paling efektif dalam mencegah infeksi covid-19 dan menyelamatkan banyak nyawa adalah dengan “memutus rantai penularan.” Karena itu, negara-negara harus memperbanyak tes corona dan juga isolasi.

“Anda tidak dapat memadamkan api dengan mata tertutup, dan kita juga tidak bisa melawan pandemi ini jika tidak tahu siapa-siapa saja yang terinfeksi,” ungkap Tedros.

“Kami memiliki satu pesan sederhana untuk semua negara. Tes, tes, tes. Tolong tes semua kasus terduga corona,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona AsiaCorona IndonesiaCoronavirusCOVID-19Pandemi GlobalWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.