• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Imbas Pandemi Global Covid-19, 138 Pesawat Singapore Airlines Diistrahatkan

by Redaksi Asiatoday
March 24, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Bliblidotcom dan Singapore Airlines Kolaborasi Bidik Pasar Premium

Maskapai Singapore Airlines. Foto : sjaviationphotography

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pandemi global wabah coronavirus (covid-19) berdampak luas terhadap industri penerbangan.

Singapore Airlines atau SIA bahkan memutuskan untuk mengurangi kapasitas penerbangan hingga 96 persen dari keseluruhan dengan mengandangkan 138 unit pesawatnya hingga April 2020.

Maskapai mengakui adanya penurunan permintaan terhadap perjalanan udara dan itu berbanding lurus terhadap pendapatan SIA dari sisi penumpang.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Ini menyebabkan grounding terhadap sekitar 138 unit dari total 147 unit pesawat milik SIA dan SilkAir, di tengah tantangan terbesar yang kami hadapi selama ini,” demikian keterangan tertulis maskapai yang diterima Selasa (24/3/2020).

Pihak maskapai belum bisa memastikan SIA Group dapat kembali melayani secara normal, mengingat ketidakpastian akan dicabutnya kontrol perbatasan yang ketat.

Sementara itu, Scoot, anak perusahaan berbiaya rendah milik Singapore Airlines, juga akan menangguhkan sebagian besar jaringannya yang menyebabkan grounding pada 47 unit dari total 49 unit pesawat miliknya.

Namun, tanpa keberadaan segmen domestik, manajemen mengakui maskapai penerbangan SIA Group menjadi lebih rentan ditengah pasar internasional membatasi pergerakan orang secara bebas, bahkan hingga melarang perjalanan udara secara keseluruhan.

Maskapai akan terus berupaya dengan agresif untuk mengatasi dampak wabah Covid-19 terhadap perusahaan. Hal ini mencakup diskusi yang terus dilakukan dengan produsen-produsen pesawat untuk menunda pengiriman pesawat yang akan datang. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: COVID-19Maskapai AsiaPandemi GlobalSingapore Airlines
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.