• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Imbas Wabah Corona, Royal Carribean Tolak Semua Penumpang Berpaspor China

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Imbas Wabah Corona, Royal Carribean Tolak Semua Penumpang Berpaspor China

Kapal pesiar Royal Carribean. ist

ASIATODAY.ID, MIAMI – Perusahaan pelayaran Royal Carribean International mengumumkan bahwa semua pemegang paspor China, Hong Kong dan Makau tidak akan bisa menjadi penumpang untuk seluruh armada kapal pesiarnya. Aturan terbaru ini berlaku sepanjang Februari 2020.

Sebelum mengumumkan keputusannya, Royal Carribean mengaku telah berkonsultasi dengan sejumlah pakar dan staf medis terkait penyebaran virus corona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV).

Tidak hanya itu, Royal Carribean juga menerapkan pemeriksaan ekstra terhadap semua penumpang yang memperlihatkan gejala-gejala flu. Pemeriksaan juga akan diberlakukan kepada siapapun yang melakukan kontak dengan orang yang mengunjungi China, Hong Kong atau Makau dalam 15 hari terakhir.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Sebagai tambahan lainnya, setiap penumpang yang mengalami demam atau hanya memiliki sedikit kadar oksigen dalam darah, akan dilarang naik ke kapal.

“Kami tahu langkah-langkah ini sangatlah konservatif, dan kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sejumlah tamu kami,” demikian pernyataan resmi Royal Carribean, melansir Newsweek, Minggu (9/2/2020).

“Kami menyesal harus melakukan semua ini, tapi ini merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan lingkungan yang aman dan sehat di atas kapal dan juga pelabuhan,” lanjut pernyataan itu.

Keputusan Royal Carribean menolak semua orang berpaspor China, Hong Kong atau Makau terjadi tak lama usai empat penumpang kapal pesiar milik perusahaan tersebut dilarikan ke rumah sakit di New Jersey. Keempat penumpang itu ternyata telah mengunjungi China 12 hari lalu.

Saat naik ke kapal Royal Carribean, keempatnya tidak menunjukkan gejala-gejala virus corona nCoV.

Berdasarkan data terbaru Komisi Kesehatan Nasional China per hari ini, Minggu 9 Februari 2020, korban tewas akibat serangan virus corona mencapai 811 orang. Sementara kematian di luar China berjumlah dua orang, masing-masing di Filipina dan Hong Kong.

Untuk total jumlah infeksi virus corona di China, telah melampaui 37 ribu. Dari angka tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa hampir 25 ribu kasusnya berada di provinsi Hubei. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusRoyal CarribeanVirus CoronaVirus KoronaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.