• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

IMF: Pandemi COVID-19 Telan Biaya Ekonomi Global Hingga USD12 Triliun

by Redaksi Asiatoday
June 26, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
IMF: Pandemi COVID-19 Telan Biaya Ekonomi Global Hingga USD12 Triliun

Dana Moneter Internasional (IMF). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi, pandemi coronavirus (Covid-19) akan menelan biaya ekonomi global hingga USD12 triliun pada akhir tahun depan.

“Pandemi ini krisis, tidak seperti yang lain, kontraksi dalam ekonomi global akan jauh lebih buruk daripada yang diperkirakan sebelumnya, dan pemulihan “tidak pasti,” kata IMF dalam laporannya yang diterima Jumat (26/6/2020).

Produk domestik bruto (PDB) global diperkirakan turun 4,9 persen tahun ini akibat “Penguncian Besar.” Kemudian pertumbuhan akan mulai melonjak tahun depan sebesar 5,4 persen.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Meski begitu, Kepala Ekonom IMF, Gita Gopinath, memperingatkan, jika tidak ada solusi medis, kekuatan pemulihan sangat tidak pasti dan dampak pada sektor dan negara tidak merata. 

Menurut IMF,  ekonomi Italia akan mengalami kontraksi sebesar 12,8 persen, sama dengan Spanyol, dan Prancis akan berada di belakang dengan penurunan 12,5 persen. Selanjutnya, ekonomi Inggris akan menyusut 10,8 persen.

Amerika Serikat (AS) diprediksi berkontraksi sebesar 8 persen, sementara China tempat virus Corona pertama kali terdeteksi  sebenarnya akan tumbuh sebesar 1 persen ketika langkah-langkah awal melawan wabah mulai berlaku.

Selanjutnya, Timur Tengah dan Asia Tengah akan melambat 4,7 persen. Arab Saudi akan mengalami kontraksi 6,8 persen tahun ini sebelum pulih dengan pertumbuhan 3,1 persen pada 2021.

Kerajaan dipengaruhi volatilitas di pasar energi global dan jatuhnya harga minyak pada April. IMF memperkirakan harga rerata USD36,20 per barel untuk minyak tahun ini, di bawah harga pasar, dan hanya USD37,50 pada 2021, jauh lebih rendah dari perkiraan banyak pakar minyak.

IMF mengatakan, langkah penanggulangan kebijakan di seluruh dunia membatasi kerusakan ekonomi dan memperkuat pasar keuangan.

“Penanggulangan sektor fiskal dan keuangan yang cukup besar dikerahkan di beberapa negara sejak awal krisis mencegah kerugian jangka pendek yang lebih buruk,” jelasnya.

“Stabilitas di pasar minyak juga telah membantu mengangkat sentimen, dengan patokan US West Texas Intermediate dalam kisaran yang stabil,” tambahnya.

Namun, IMF juga memperingatkan bahwa pasar keuangan dan pasar saham tidak mencerminkan pandangan ekonomi pesimistis, meningkatkan kemungkinan bahwa kondisi keuangan dapat memperketat lebih dari yang diasumsikan dalam data dasar.

Meskipun IMF mengisyaratkan bahwa mereka mungkin menurunkan proyeksi globalnya, mengikuti penilaian negatif dari organisasi internasional lainnya seperti Bank Dunia dan OECD, pasar keuangan mengambil laporan itu dengan buruk.

Di New York, Indeks S&P 500 turun 2,69 persen menjadi melayang di atas level 3.000 poin. Minyak mentah Brent, patokan global, kehilangan lebih dari 4 persen tetapi masih bertahan di atas USD 40 per barel. (ATN)

Tags: IMFResesi EkonomiResesi Global
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.